11 June 2020, 19:41 WIB

KLHK Resmikan Sarana Pengelolaan Sampah di Indramayu


mediaindonesia.com | Humaniora

DUREKTUR Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, Bahan Beracun dan Berbahaya (PSLB3 )-Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Rosa Vivien Ratmnawati, meresmikan fasilitas pengelolaan sampah di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat (Jabar).

Fasilitas pengelolaan sampah tersebut merupakan satu dari lima kabupaten di Daerah Aliran Sungai ( DAS)  Citarum, Jabar, untuk tahun anggaran 2019.

Lima kabupaten dimaksud meliputi Kabupaten Indramayu, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Subang, dan Kabupaten Bekasi .

Adapun  tahap pertama, peresmian pada Kamis (11/6) baru dilakukan untuk Kabupaten Indramayu. Peresmian dilakukan bersama dengan Bupati Kabupaten Indramayu Taufik Hidayat dan jajarannya secara daring.

Hadir dalam peresmian tersebut, perwakilan dari Kantor Menteri Koordinator Kelautan dan Investasi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Gubernur Jabar, dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan  lima kabupaten.

Dalam sambutan peresmian Dirjen PSLB3 KLHK, Rosa Vivien Ratnawati mengatakan, bahwa telah ditetapkannya Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai Citarum, di mana disebutkan bahwa KLHK termasuk ke dalam Tim DAS Citarum yang bertugas untuk menyediakan sarana pengelolaan sampah. 

Karena itu, kata Dirjen Vivien, edukasi pengelolaan sampah oleh masyarakat perlu terus dilakukan agar sampah bisa berkurang dan pengelolaannya bermanfaat. “Peran tokoh masyarakat untuk ikut mengurangi sampah juga snagat penting,” katanya.

Paling diperhatikan Presiden

Mengenai DAS Citarum, Vivien mengungkapkan, rehabilitasi DAS Cutarum ini paling diperhatikan oleh Presiden Joko Widodo dan beliau menginginkan agar DAS Citarum dapat kembali bersih dan bermanfaat buat seluruh masyarakat, terutama di wilayah DAS.

“Karena itu pengerjaannya kita keroyok bersama baik Kementerian PUPR, KLHK, Bappenas, Kemenko Kemaritiman, Pemerintah Daerah,  dan masyarakat,” kata Vivien.

Berdasarkan Peraturan Presiden No 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum, KLHK memiliki peran penting mempercepat pelaksaan dan pelaksanaan kebijakan DAS Citarum melalui operasi pencegahan, penanggulangan pencemaran dan kerusakan serta pemulihan DAS Citarum. 

Pada kesempatan peresmian ini, Ditjen PSLB3 KLHK memberikan bantuan pusat  daur ulang sampah (PDU), satu bank sampah induk (BSI), dan tiga motor sampah roda tiga.

“Bantuan ini tidak besar, tapi diharapkan dapat membantu pengeloaan sampah di Kabupaten Indramayu. Saya berharap bahwa Saudara-saudara dapat memanfaatkan semaksimal mungkin sarana pengelolaan sampah yang telah dibangun, sehingga diharapkan dapat mengatasi permasalahan sampah di DAS Citarum ,” kata Vivien.

Sementara itu Bupati Indramayu, Taufik Hidayat dalam sambutan persmian mengatakan, kabupaten yang dipimpinnya merasa sangat berterima kasih karena pemerintah pusat melalui Ditjen PSLB3 KLHK telah membantu membangun Pusat Daur Ulang (PDU)  dan Bank Sampak Induk (BSI) di Desa Sumber Mulya, Kecamatan Hargeulis, Indramayu. 

“Kami berharap, melalui KLHK, bantun seperti itu dapat ditingkatkan agar target pengurangan sampah di Indramayu bisa tercapai,” kata Taufiki. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT