21 April 2020, 23:43 WIB

Kekayaan Bahan Alami Indonesia Mampu Tingkatkan Produksi ASI


Syarief Oebaidillah | Humaniora

ASUPAN gizi merupakan hal penting dalam meningkatkan produksi air susu ibu (ASI) yang menjadi kebutuhan bayi. Sejumlah ahli merekomendasikan tiga bahan alam asli Indonesia yang ditengarai dapat meningkatkan produksi Air Susu Ibu (ASI) yakni ikan gabus, daun katuk, dan daun torbangun.

Hal itu diegaskan Dokter konselor ASI, Ameetha Drupadi, pada acara peluncuran produk ASI Booster HerbaASIMOR bertajuk “Kawal Awal Kehidupan Bersama HerbaASIMOR”, Selasa (21/4) yang digelar secara virtual melalui Youtube ,

Ameetha menjelaskan, 1000 hari pertama kehidupan adalah periode terpenting perkembangan tubuh dan otak anak.

“1000 hari pertama kehidupan juga termasuk dalam fase yang sangat penting dalam pencegahan stunting. Karenanya, ibu harus mendapatkan asupan makanan bergizi dari masa kehamilan hingga kelahiran anak agar dapat memiliki kuantitas maupun kualitas ASI yang baik,” kata Ameetha.

Dia.merekomendasikan tiga bahan alami yang telah diteliti secara ilmiah untuk meningkatkan produksi ASI, yakni ikan gabus, daun katuk, dan daun torbangun.

Berdasarkan hasil penelitian, katanya, ikan gabus merupakan ikan air tawar yang dapat memberikan nutrisi penting untuk membantu pertumbuhan anak. Daun katuk terbukti meningkatkan produksi ASI dan daun torbangun yang tinggi kadar zinc, zat besi, kalium, dan magnesium berpengaruh dalam meningkatkan berat badan bayi.

Executive Director Dexa Laboratories of Biomolecular Sciences (DLBS) PT Dexa Medica Raymond Tjandrawinata menjelaskan, sebagai lembaga riset yang meneliti dan mengembangkan obat modern asli Indonesia (OMAI), DLBS berkomitmen untuk memproduksi produk berbahan baku herbal asli Indonesia melalui Advanced Fractionation Technology (AFT).

HerbaASIMOR diproses dengan teknologi AFT, yakni teknologi untuk menemukan fraksi spesifik yang menghasilkan produk dengan kemurnian tinggi dan memiliki aktivitas biologis.

Baca juga : 50 Tahun Hari Bumi Dirayakan Secara Digital

“Hal ini terdapat dalam tiga kandungan bahan alam HerbaASIMOR yakni daun katuk, daun torbangun, dan ikan gabus,” kata Raymond.

Dia menjelaskan, daun katuk memberikan peningkatan signifikan dalam ekspresi gen prolaktin dan oksitosin, yaitu hormon yang berperan penting dalam proses menyusui sehingga dapat meningkatkan produksi ASI.

Sementara daun torbangun dapat meningkatkan kadar prolaktin, serta meningkatkan aktivitas sel epitel dan metabolisme kelenjar susu sehingga produksi ASI meningkat 65% tanpa mengubah kualitas gizi susu.

HerbaASIMOR juga mengandung Galatonol yang merupakan fraksi bioaktif kombinasi dari daun katuk dan daun torbangun, telah terbukti memiliki efek untuk merangsang produksi ASI.

“HerbaASIMOR juga dilengkapi Striatin, yang merupakan fraksi bioaktif dari Channa striata atau ikan gabus yang dapat meningkatkan hormon prolaktin dan oksitosin sehingga produksi ASI meningkat, mempercepat proses penyembuhan setelah operasi caesar, mempercepat pemulihan dan kekuatan wanita pascamelahirkan, serta memperkuat sistem kekebalan tubuh,” ujar. Raymond.

Head of Marketing Consumer Health Dexa PT Dexa Medica Irene Dwi Sari Rifaie menambahkan, HerbaASIMOR merupakan rangkaian Obat Modern Asli Indonesia (OMAI) yang berperan penting dalam mengawal awal kehidupan bayi pada masa 270 hari sampai dengan 1000 hari kelahiran.

Dalam perannya ini, pengujian akan manfaat HerbaASIMOR sudah dilakukan terhadap sejumlah responden dan terbukti efektif meningkatkan produksi ASI.

“Berdasarkan hasil riset “Uji Penggunaan pada Konsumen”, 39 dari 40 orang ibu menyatakan puas dan sangat puas terhadap HerbaASIMOR, 2 dari 3 ibu merasakan perubahan peningkatan volume ASI hanya dalam kurun waktu 2-3 hari saja, serta hanya dalam 2 minggu pemakaian HerbaASIMOR, 1 dari 2 ibu mendapatkan volume ASI sebanyak antara 75 ml sampai 120 ml setiap kali memompa ASI,” paparnya..(RO/OL-7)

BERITA TERKAIT