17 August 2019, 21:35 WIB

Presiden Perhatikan Pengerek Merah Putih Sedikit Grogi


Antara |

PRESIDEN Joko Widodo berdiskusi ringan dengan pengerek bendera saat Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Rangga Wirabratama dan menanyakan penyebab Rangga gugup di hadapan tiang bendera.    

"Ya meskipun enggak salah, tapi kelihatan agak grogi sedikit. Sehingga harus ambil nafasnya kelihatan. Saya melihat di televisi, bener?" tanya Jokowi kepada Rangga saat acara Silaturahim Presiden dengan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka dan Gita Bahana Nusantara dalam Rangka Hari Ulang Tahun ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Sabtu (17/8) malam.    

Rangga pun dengan sigap mengonfirmasi benar merasakan gugup saat hendak mengerek bendera.    

Siswa asal Bekasi, Jawa Barat, itu mengaku saat hendak membuka bendera merasa grogi.    

Jokowi meneruskan penasarannya mencari penyebab Rangga gugup. "Mungkin ada beban apa, apa ingat pacar di rumah sehingga gugup. Ya sudah terima kasih," kata Jokowi disambut tawa para peserta silaturahim.    

Baca juga: Diduga Mabuk, Seorang Pria Diamankan Paspampres di Depan Istana

Presiden juga memberikan sebuah sepeda kepada Rangga sebagai hadiah.        

Presiden berpesan para pemuda harus terus menjaga persatuan dan kesatuan di tengah perbedaan keragaman.    

Kepala Negara meminta pemuda-pemudi agar tidak terpecah-belah hanya karena berbeda pilihan politik.

Mantan wali kota Solo itu menjelaskan Indonesia bahkan dijadikan contoh oleh negara-negara lain karena sikap toleransi, sopan santun dan ramah-tamah serta religius.

"Kita semua saudara sebangsa dan setanah air. Sadarlah itu. Sampaikan pada teman-temanmu, tetangga-tetanggamu bahwa kita saudara sebangsa setanah air," demikian Presiden. (X-15)

VIDEO TERKAIT :

BERITA TERKAIT