18 October 2018, 18:00 WIB

Pelatih: Dorong Penyandang Disabilitas ke Olahraga


Indrastuti | Humaniora

PELATIH renang National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Dimin menyayangkan masih banyak masyarakat yang menyembunyikan keberadaan anggota keluarga yang penyandang disabilitas karena merasa malu. 

"Arahkan penyandang disabilitas untuk menekuni olahraga, bukan malah disembunyikan. Mengikuti pelatihan olahraga akan menimbulkan kepercayaan diri mereka,” jelas Dimin dalam acara "Berani Bermimpi" Apresiasi McDonald's Indonesia dan Prim-a untuk Atlet Asian Para Games 2018 di Jakarta, Rabu (17/10).

Menurut Dimin, banyak keluarga yang tergolong mampu yang justru kurang terbuka dengan keadaan anggota keluarga yang kurang. 

“Ada keluarga yang merasa malu. Padahal sikap yang demikian justru kurang baik bagi kondisi psikologis penyandang disabilitas,” jelas koordinator pelatih tim renang ini.

Menekuni olahraga akan memupuk rasa percaya diri penyandang disabilitas. 

“Atlet yang saya latih sangat percaya diri meskipun memiliki kondisi fisik yang berbeda dari masyarakat umumnya. Mereka tidak merasa minder ketika jalan-jalan ke mal,” jelas Dimin bangga.

Pernyataan Dimin terbukti dalam penampilan anak asuhnya ketika menerima apreasiasi bagi atlet, pelatih dan manajer tim renang. Jendi Pangabean, Guntur, Laura Dinda dan Nor Aimah, yang hadir dalam acara apreasiasi terlihat bersemangat dan tidak canggung menanggapi pertanyaan awak media mengenai awal mula mereka berkecimpung sebagai atlet.

Menangani atlet penyandang disabilitas berbeda dengan menangani atlet pada umumnya. Dimin yang menjadi pelatih tim renang NPC Indonesia sejak 2004 mengakui, pendekatan tiap atlet berlainan. 

“Harus lebih sabar. Penanganan harus satu per satu,” ujarnya. 

Ada kalanya mood atlet naik turun. 

“Saya selalu memotivasi mereka, mengingatkan mereka apa tujuan yang ingin mereka capai. Jika mereka berprestasi, mereka juga bisa mendapatkan materi,” jelas Dimin lebih lanjut.

Associate Director of Marketing McDonald’s Indonesia Caroline Kurniadjaja dalam kesempatan yang sama turut mengamini pernyataan Dimin. 

“Pertama bertemu Nor Aimah, saya melihat anaknya sangat pemalu. Ketika pengambilan gambar, baru terlihat bedanya. Di kolam renang, Aimah menjadi orang yang sangat percaya diri, tahu apa yang harus ia lakukan,” tutur Caroline.

McDonald’s Indonesia menggandeng Nor Aimah dan Laura Dinda menjadi brand ambassador dalam Asian Para Games 2018. Atas prestasi tim renang dalam Asian Para Games, McDonald’s dan Air Mineral Prim-a memberikan penghargaan khusus kepada atlet para renang Indonesia yang meraih prestasi pada Asian Para Games 2018. 

Penghargaan yang diberikan berupa logam mulia sebesar 100 gram emas untuk peraih medal iemas, 70 gram untuk perak dan 50 gram untuk perunggu. Manajer dan pelatih mendapatkan masing-masing 10 gram emas. (OL-3)

VIDEO TERKAIT :

BERITA TERKAIT