13 May 2022, 17:30 WIB

Makanan Terbaik untuk Meningkatkan Kemampuan Otak


MTVN | Humaniora

OTAK memang hanya berukuran kira-kira 2 persen dari berat badan manusia, tetapi mengambil 20 persen dari asupan kalori harian Anda.

Ya, otak adalah organ terpenting tubuh yang bertanggung jawab untuk pemeliharaan fungsi tak sadar Anda, seperti detak jantung, paru-paru, fungsi penyaringan di ginjal, dan lainnya.

60 persen otak Anda terdiri dari jaringan lemak. Itu sebabnya, jangan pernah sepenuhnya menghindari lemak karena bisa meningkatkan risiko depresi dan demensia.

Untuk menjaga kesehatan dan fungsi otak, makanan ini sebaiknya ada pada menu harian Anda. Berikut ini makanan untuk meningkatkan kemampuan otak:

1. Kenari

Kenari mengandung asam lemak omega-3, terutama DHA. Banyak penelitian menunjukkan bahwa DHA secara langsung bertanggung jawab untuk meningkatkan kemampuan kognitif dan menurunkan efek degeneratif otak.

Wanita hamil yang mengonsumsi setidaknya 1 cangkir kenari setiap hari selama masa kehamilan akan melahirkan anak yang tumbuh dengan cerdas.

2. Telur

Telur kaya kandungan kolin, vitamin B kompleks yang dibutuhkan tubuh untuk memproduksi Acetylcholine, neurotransmitter.

3. Kopi

Kopi dapat meningkatkan ingatan jangka pendek, mencegah Alzheimer, meredakan sakit kepala, dan mengurangi risiko parkinson.

Namun, jangan mengonsumsi berlebihan karena bisa menyebabkan migrain, penurunan suasana hati, dan mulas pada orang yang memiliki sensitif pencernaan.

Baca juga: Ahli Temukan Kandidat Obat Penyakit Alzheimer

4. Tomat

Tomat kaya akan dua jenis provitamin A, lycopene, dan beta karoten yang memiliki sifat antioksidan kuat yang mampu mengurangi radikal bebas di otak.

5. Alpukat

Alpukat kaya akan lemak monounsaturated yang sehat, terutama jantung dan otak. Alpukat bisa mengatur tekanan darah Anda dan mengurangi kadar kolesterol darah.

6. Gandum

Gandum utuh adalah gandum yang tidak dimurnikan atau tidak digiling sehingga masih terdiri dari dedak dan benih.

Gandum utuh memiliki kandungan serat, vitamin E, dan antioksidan berkualitas tinggi yang mampu mengais radikal bebas di tubuh dan meningkatkan kemampuan kognitif otak.

7. Dark chocolate

Dark chocolate lebih baik untuk otak dibandingkan milk chocolate. Faktanya, penelitian telah membuktikan bahwa dark chocolate 85 persen atau lebih tinggi.

Meski mungkin sangat pahit rasanya, cokelat ini sangat baik untuk otak karena kaya akan flavonol, sejenis senyawa yang dikenal karena sifat anti inflamasi dan antioksidan yang tinggi.

8. Biji chia

Biji Chia berasal dari Amerika Selatan dan Tengah, dan pernah menjadi bagian dari makanan Aztec kuno dan Suku Maya.

Belakangan ini, Chia sudah tersedia di mana-mana. Biji mungil ini kaya akan asam lemak omega-3 yang sehat untuk otak dan memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan yang mampu membuat otak Anda terbebas dari penyakit dan degenerasi radikal bebas.

Baca juga: Pola Makan Sehat Bentuk Mencintai Diri Sendiri

9. Bayam

Makan setidaknya satu porsi bayam (atau jenis sayuran berdaun lainnya) dapat membuat Anda lebih cerdas karena mengandung vitamin K dan folat dalam jumlah tinggi di dalamnya. Terdapat penelitian terkait bayam yang terbukti dapat mempertajam pikiran dan mencegah kognitif terkait usia.

10. Kunyit

Salah satu manfaat kunyit adalah kemampuannya untuk meningkatkan kekuatan otak Anda. Bubuk kunyit mengandung kurkumin, yang memiliki antioksidan kuat dan sifat anti-inflamasi.

11. Lentil

lentil masuk dalam keluarga kacang-kacangan, dan oleh karena itu, kaya akan protein dan lemak sehat. Lentil juga kaya akan vitamin B12 (folat), yang penting untuk menjaga kesehatan sistem saraf dan otak Anda.

Faktanya, salah satu tanda paling umum kekurangan vitamin B12 adalah berkurangnya kemampuan berkonsentrasi pada tugas, kelelahan yang terus-menerus, dan sensasi kesemutan di tangan dan tungkai.

12. Quinoa

Biji quinoa pertama kali ditemukan oleh suku Inca hampir 4000 tahun yang lalu.

Biji quinoa memiliki kandungan besar protein dengan serat dua kali lebih tinggi daripada biji makanan lainnya. Dan juga mengandung asam amino esensial, vitamin B2, magnesium, dan mangan yang dibutuhkan untuk pemeliharaan otak.

Bukan itu saja. Quinoa juga kaya akan zat besi, mineral yang dibutuhkan tubuh Anda untuk menghasilkan hemoglobin dalam darah.

Dan karena otak Anda mengkonsumsi 20 persen asupan oksigen harian Anda, sangat penting untuk menjaga agar persediaan zat besi dalam tubuh Anda tetap penuh, sehingga sel darah merah Anda tetap sehat dan fungsional.

13. Kubis merah

Sifat warna merah dari kubis ini berasal dari senyawa antosianin. Kubis merah sangat bermanfaat bagi kesehatan otak Anda, karena penelitian telah membuktikan bahwa mereka dapat mengurangi pembentukan plak di otak yang menyebabkan penyakit Alzheimer.

Baca juga: Konsumsi Makanan Bergizi Seimbang Bantu Normalkan Berat Badan

14. Almond

Kacang almond kaya akan asam lemak tak jenuh tunggal, riboflavin (yang merupakan vitamin B kompleks), dan L-carnitine, yang semuanya meningkatkan kemampuan kognitif, mencegah demensia, dan degenerasi otak.

15. Bit

Bit memiliki kemampuan merangsang otak, kaya akan nitrat yang bekerja melebarkan pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah ke otak.

16. Brokoli

Anak-anak mungkin membenci brokoli, tetapi ini adalah sayuran yang sangat bergizi yang mengandung vitamin A, C, B-kompleks, K, kalsium, dan serat. Itulah mengapa mengonsumsi lebih banyak sayuran ini sangat baik untuk otak.

17. Blueberry

Studi telah menunjukkan bahwa mereka yang makan satu cangkir blueberry setiap hari dapat memperbaiki aktivitas otak mereka, mengurangi risiko Alzheimer, demensia, dan meningkatkan ingatan mereka dalam waktu 16 hari.

Baca juga: Cara Tepat Penuhi Kebutuhan Gizi saat Sarapan

18. Lemak ikan

Lemak ikan ada pada salmon, tuna, mackerel, dan sarden, mengandung omega-3 yang bisa meningkatkan fungsi kognitif Anda.

Wanita hamil yang mengonsumsi ikan setidaknya dua kali seminggu selama kehamilan akan melahirkan anak-anak yang lebih sosial dan komunikatif daripada ibu yang tidak makan ikan.

Pastikan Anda memakan ikan berkualitas baik yang dipanen dari air yang tidak tercemar, karena ikan yang memancing dari sungai dan laut yang kotor selalu memiliki banyak logam berat berbahaya dalam dagingnya, seperti merkuri. (OL-8)

BERITA TERKAIT