28 November 2022, 09:00 WIB

Widuri Puteri Mengaku Pelajari Karakter Lewat Wardrobe


Basuki Eka Purnama |

BAGI aktris muda Widuri Puteri Sasono, wardrobe dari tokoh yang dia perankan dalam film menjadi kunci dalam mendalami sebuah karakter.

"Di filmku sebelumnya, aku bisa tahu karakter dari wardrobe," kata Widuri di konferensi pers penayangan trailer Cek Toko Sebelah 2, dikutip Senin (28/11).

Widuri berperan sebagai Amanda, anak yang tiba-tiba harus dirawat pasangan Yohan (Dion Wiyoko) dan istrinya, Ayu (Adinia Wirasti).

Baca juga: Laura Basuki Akhirnya Bintangi Film Komedi Lewat Cek Toko Sebelah 2

Putri dari pasangan aktor Dwi Sasono dan penyanyi Widi Mulia itu mendeskripsikan Amanda sebagai seorang 'cewek kue', alias orang yang selera busananya penuh warna, mencerminkan karakter ceria seperti warna di bajunya.

"Susah-susah gampang pendalaman karakter karena belum pernah dapat karakter seperti Amanda, karakter yang cerewet dan pengin tahu. Dia juga cewek kue," kata Widuri, yang tahun ini berusia 12 tahun.

Pemeran Ara di film Keluarga Cemara ini banyak berdiskusi dengan sutradara Ernest Prakasa, ko-sutradara Meira Anastasia, juga kedua orangtuanya dalam hal mewujudkan Amanda ke layar lebar.

Widuri juga menuturkan pengalamannya berakting di film bergenre komedi. Adegan-adegan dengan dialog mengocok perut kadang membuatnya sulit menahan tawa.

"Kalau enggak disuruh ketawa, aku gatal banget pengin ketawa, syutingnya asyik banget," ungkap dia.

Tidak cuma itu, banyak pernak-pernik di lokasi syuting yang membuat pengalamannya menjadi lebih menyenangkan. Dalam trailer, ada adegan Amanda sedang menjepret Yohan dan Ayu dengan kamera polaroid.

Rupanya, Widuri ternyata sudah lama mendambakan kamera polaroid. Sebelum syuting dimulai, dia sudah asyik memotret banyak objek.

"Di lokasi syuting banyak mainan kayak kamera polaroid. Sebelum syuting, aku main-main, jepret-jepret," katanya.

Produser Chand Parwez Servia berharap sekuel dari Cek Toko Sebelah ini bisa menjadi tontonan yang menarik jelang akhir tahun untuk merayakan kebangkitan sinema Indonesia setelah dilanda pandemi.

"Dengan spirit yang sama dengan film pertamanya Ernest kembali melanjutkan cerita dari keluarga Koh Afuk. Bersama dengan Meira Anastasia, Ernest mencoba menciptakan sesuatu yang tidak kalah menarik, dan pastinya ide-ide yang dihadirkan lebih kuat, karena kami mencoba untuk mewujudkan ekspektasi dari para penggemar," ungkap Chand Parwez Servia, selaku produser Starvision. (Ant/OL-1)

VIDEO TERKAIT :

BERITA TERKAIT