22 September 2022, 10:30 WIB

Produser Film James Bond Berjanji Terus Gelontorkan Kisah 007


Meilani Teniwut, Basuki Eka Purnama |

PRODUSER film James Bond, Barbara Broccoli, mengaku belum berbicara dengan pemilik baru waralaba 007, Amazon, namun berjanji akan menghadirkan kisah yang segar mengenai agen rahasia kenamaan asal Inggris itu.

Broccoli dan saudara tirinya Michael G Wilson berbicara dengan AFP mengenai masa depan waralaba yang telah mencakup 25 film itu setelah telapak tangan mereka diabadikan di Chinese Theatre di Hollywood.

Film teranyar James Bond, No Time To Die, yang dirilis pada 2021, merupakan film terakhir yang dibitangi oleh Daniel Craig. Selepas itu, Amazon membeli studio yang memproduksi film James Bond, MGM. Akibatnya, muncul spekulasi mengenai perubahan yang mungkin muncul dari waralaba film kenamaan itu.

Baca juga: No Time to Die, Lagu Ketiga James Bond yang Menangkan Oscar

"Kami baru saja menjalin hubungan dengan Amazon. Kami belum mulai membahas mengenai film Bond yang akan datang," ujar Broccoli.

Sebagai penjaga warisan waralaba yang didirikan oleh ayahnya, Albert 'Cubby' Broccoli, 60 tahun lalu, "Kami akan terus mempertahankan fomula yang bekerja," imbuhnya.

Yang paling menarik dibahas terkait film James Bond adalah siapakah yang akan mewarisi gelar 007.

Craig, awalnya, adakah pilihan kontroversi karena rambutnya yang pirang dan penampilannya yang keras. Namun, lima film 007 yang  dibintanginya sukses memecahkan rekor Box Office dengan film Skyfall pada 2012 meraup pendapatan lebih dari US$1 miliar dari seluruh dunia.

Para penggemar menduga Bond yang akan datang akan menampilan aktor kulit hitam pertama meski Broccoli membantah Bond masa datang adalah seorang perempuan.

"Karakter utama James Bond adalah elemen terpenting dari film ini. Kami memandang dia tidak bisa dinodai, dia bekerja untuk Ratu dan kini Raja dan negara," tegas Broccoli.

Meski begitu, Broccoli mengakui ayahnya selalu memberi kepercayaan pada dirinya untuk mengambil risiko dengan mengubah Bond di beberapa film.

"Kami suka melakukan perubahan, terkadang berhasil dan terkadang tidak. Namun, itu membuat waralaba film ini segar," ungkapnya. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT