26 March 2022, 19:20 WIB

Terinspirasi Karakteristik Tanaman Indah, Sroja Hadirkan Enam Koleksi Scraft


Gana Buana |

BRAND fesyen lokal ‘Sroja’ mengawali debut dengan koleksi-koleksi scraft yang menawan. Terinspirasi dari enam macam tanaman indah, Sroja memperkanalkan enam rangkaian scraft yang bertemakan Foliage: Colors of Mother Nature.

“Melalui Sroja, kami ingin mengajak masyarakat untuk dapat lebih selaras dengan alam yang menjadi sumber energi di kehidupan ini. Kami berharap kedepannya Sroja dapat menjadi inspirasi untuk kita semua dalam mengapresiasi keindahan alam yang kita miliki dan menyerap seluruh energi baik yang ada didalamnya,” ungkap Founder Sroja, Samira saat pelunjuran Sroja di Jakarta, Sabtu (26/3). 

Ia mengatakan, nama Sroja sendiri diambil dari Seroja atau bunga lotus yang menggambarkan keberagaman, simbol kesucian, pencerahan, regenerasi diri hingga momen dimana manusia terlahir kembali. Karaksteristik unik dari Bunga seroja adalah mereka dapat tumbuh dengan cantik tanpa melihat di tempat seperti apa mereka berada.

“Berawal dari passion saya di dunia fashion, saya melihat bahwa back to nature memiliki daya tarik tersendiri. Selain karena rupanya yang indah, tanaman-tanaman yang merepresentasikan design scarf Sroja memiliki makna yang mendalam dan keunikan masing-masing yang diharapkan dapat memberikan warna baru, membawa kebaikan dan cinta untuk kehidupan,” jelas dia. 

Baca juga: Debut Ferrari dalam Peragaan Busana Bakal Dimulai Akhir Februari

Sroja memperkenalkan enam rangkaian scarf yang bertemakan Foliage: Colors of Mother Nature, terinspirasi dari enam macam tanaman indah seperti Monstera, Begonia, Calathea, Philodendron, Arboricola dan Hoya yang divisualisasikan ke dalam design scarf yang cantik dan penuh makna. Scarf Sroja memiliki bahan dasar Armani Silk yang sangat cocok dipadupadankan dengan seluruh pattern edisi Foliage, menjadikan scarf Sroja memiliki kesan elegan dan modern.

Co-Founder Sroja, Fanny Firdaus menambahkan, back to nature ini awalnya terinspirasi dari hobi masyarakat yang gemar mengoleksi tanaman. Setelah dipelajari ternyata tiap tanaman ada filosofinya.

“Jadi kita masukin design pattern tanaman tersebut kita padu padanin dengan warna bisa nunjukin personaliti orang yang memakai,” tandas dia. (R-3)

BERITA TERKAIT