26 January 2022, 13:15 WIB

Hamil Anak Kedua, Fitri Tropica Tahan Diri dari Makanan


Basuki Eka Purnama | Hiburan

PRESENTER Fitri Tropica, yang identik dengan celotehan mengundang tawa, kini, sedang mengandung anak kedua. Satu hal yang ia rasakan kali ini adalah menahan diri untuk tidak mudah tergiur menyantap beragam makanan karena harus memastikan asupan gizi yang masuk betul-betul optimal.

"Yang paling dibutuhkan adalah kekuatan mengontrol diri, kan suka ileran," kata Fitri saat menghadiri webinar Aksi Bersama Cegah Stunting dan Obesitas, Selasa (25/1).

Fitri mengatakan dirinya harus memperhatikan asupan karbohidrat hingga gula, tapi yang tidak kalah penting adalah memperhatikan kandungan nutrisi makro dan mikro yang masuk ke dalam tubuhnya.

Baca juga: Pevita Pearce Bagikan Kisah Unik Bermain PUBG Mobile

"Jangan cuma enak (rasanya), tapi harus mencukupi semua (nutrisi)," kata Fitri.

Sebagai seorang ibu, Fitri mengatakan tidak pernah ada kata cukup untuk belajar. Seiring bertambahnya pengalaman saat mengandung, dia juga menyerap semakin banyak informasi penting dalam memberikan makanan bergizi untuk anak.

Ketika menjadi seorang ibu, ujar Fitri, seseorang tidak serta merta menjadi pakar anak. 

Selain memperhatikan asupan nutrisi ketika anak sudah lahir, dia pun belajar tentang pentingnya menjaga asupan gizi sebelum kehamilan dan selama kehamilan demi masa depan buah hati.

"Aku ingin menerapkan ilmu yang dulu belum didapat kali ini," kata Fitri.

Salah satu hal yang ingin dia praktikkan adalah mengajak anak menyantap makanan bergizi dengan cara menyenangkan.

"Aku dan suami ingin menanamkan kebiasaan untuk mengonsumsi makanan bernutrisi pada anakku sejak dini, tapi sering kali agak kesulitan menemukan cara yang mudah dimengerti dan juga disukai oleh anak," lanjutnya.

Spesialis gizi klinik Diana F Suganda mengatakan ibu hamil harus teredukasi untuk mencukupi asupan makronutrien maupun mikronutrien mengingat masa emas pertumbuhan anak terhitung sejak 1000 hari pertama, yaitu dari kandungan hingga anak berusia 2 tahun. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT