19 October 2021, 21:18 WIB

Tanjung Perak Jazz Siap Kembali Digelar pada 21 Oktober 2021


mediaindonesia.com | Hiburan

INDAH Kurnia dan Surabaya Pahlawan Jazz kembali mempersembahkan perhelatan “ Tanjung Perak Jazz 2021“. Kali ini Tanjung Perak Jazz 2021 akan diselenggarakan pada 21 Oktober 2021 di Surabaya Northquay-Gapura Surya, pada pukul 12.00–22.00.

Acara ini, lanjutnya, melibatkan seluruh komunitas Surabaya Pahlawan Jazz yaitu lebih dari 100 musisi Jazz asal Surabaya. Juga akan menghadirkan Pritta Kartika, Desy Agustina, dan Rio Sidik, serta Nita Aartsen Quatro.

Para line up antara lain Surabaya All Star, Sweet SwingNoff, Korek Jazz, Ctwosix,  FjazzC Team, ESTU, Orange Band, Victor and Friends, Kevin Pieter Quintet,  Suara Anak Negeri, IHSG SaxUnity,  Rio Sax & Sons, Eazymusiq, ITS Jazz, Universitas Band, dan  Sinergi.

Disiarkan secara Live Streaming di Youtube Channel Surabaya Pahlawan Jazz secara nonstop, durasi selama 10 jam dengan protokol kesehatan penuh dan pembatasan jumlah line up dengan terjadwal di masing – masing veenue yaitu, Sea View dan Room lantai.3.

 Acara ini sekaligus mendukung Jatim Bangkit ke- 76 tahun. Seluruh line up dan semua kru yang bertugas wajib melaksanakan tes swab antigen pada H-1 sebelum acara berlangsung.

Ketua Pelaksana Surabaya Pahlawan Jazz, FX Boy, mengatakan, Tanjung Perak Jazz yang dimulai dari pukul 11.00-22.00 WIB non-stop ini digelar dengan protokol kesehatan ketat.

“Panitia akan membatasi jumlah pengunjung. Hanya tamu undangan yang bisa melihat secara langsung dipanggung outdoor maupun indoor. "Seluruh yang masuk di Surabaya North Quay wajib swab antigen," katanya, Selasa (19/10).

Setiap pergantian band juga akan diberi jeda sekitar 30 menit untuk mensterilkan peralatan. Bagi pecinta musik jazz namun tidak mendapat undangan bisa menyaksikan lewat streeming atau lewat YouTube SPJ.

“Karena nantinya rekaman SPJ juga bakal diunggah ke YouTube menjadi 3 episode,” katanya.

Founder sekaligus Pengagas Tanjung Perak Jazz, Indah Kurnia, menambahkan bahwa Surabaya Pahlawan Jazz (SPJ) yang menampilkan puluhan kelompok jazz dan ratusan musisi jazz dari generasi muda hingga senior ini sebagai wujud eksistensi Jazz Kota Pahlawan.

Lebih dari itu, perhelatan ini juga sebagai upaya untuk menyemangati dan merespon keberhasilan pemerintah dalam mengangan pandemi Covid-19.

"Ekonomi kreatif dan penanganan pandemi adalah dua sisi yang tidak bisa dipisahkan. Apalagi Jawa Timur sendiri merupakan provinsi pertama yang masuk level 1. Ini sekaligus merayakan HUT ke 76 Provinsi Jawa Timur," ujarnya. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT