18 October 2021, 11:29 WIB

Simak Rekomendasi Film Indonesia Sesuai dengan Genrenya


Febby Saraswati | Hiburan

BOSAN? coba simak beberapa rekomendasi film Indonesia yang kami rangkum sesuai genre dan bisa kamu pilih.

1. Genre Komedi 

• Imperfect 

Film yang pertama kali dirilis pada tahun 2019 ini dibintangi oleh Jessica Mila, Reza Rahardian  Karina Nadila, Dion Wiyoko, Clara Bernadeth, Shareefa Daanish, Kiky Saputri, Karina Suwandi, Boy William, Deevina Aurel, Diah Permatasari, Ardith Erwanda, dan masih banyak lagi yang lainnya. Film yang disutradarai Ernest Prakasa ini mendapat banyak respon positif dari berbagai pihak karna cerita dan alurnya yang sangat bagus. 

Imperfect menceritakan tentang sosok bernama Rara (Jessica Mila) yang berkulit sawo matang dan memiliki badan gemuk, mengikuti gen sang ayah. Sedangkan sang adik yang bernama Lulu (Yasmin Napper) mengikuti gen sang ibu (Karina Suwandi). Diketahui, ibu mereka ini, Debby, merupakan mantan peragawati 1990-an yang selalu dipuja-puja.

Rara sudah terbiasa dan tidak peduli jika dibanding-bandingkan atau diejek oleh orang-orang sekitarnya. Namun, ketidakpeduliannya ini mendadak hilang saat bos (Dion Wiyoko) di kantornya menawarkan posisi tinggi untuknya.

Diketahui, Rara menduduk posisi manajer riset di  perusahaan kosmetik. Meskipun Ia memperoleh perlakuan tak mengasyikkan dari rekan-rekan kantornya,  ia tetap mencintai pekerjaannya. Selain itu, untungnya, ia memiliki kekasih, Dika (Reza Rahadian), yang mencintai dia apa adanya.

Namun, sejak mendapatkan tawaran posisi tinggi dari bosnya, Rara mulai insecure dengan dirinya sendiri. Ia pun mulai menempuh berbagai cara agar memperoleh bentuk tubuh yang ideal. 

• Ali & Ratu-Ratu Queens 

Ali & Ratu Ratu Queens adalah film drama komedi Indonesia yang disutradarai oleh Lucky Kuswandi, naskah ditulis oleh Gina S. Noer dan diproduksi oleh Palari Films. Film Ali & Ratu Ratu Queens mengambil latar tempat di kota Queens, New York dan Jakarta. Film tersebut menampilkan Iqbaal Ramadhan, Nirina Zubir, Asri Welas, Tika Panggabean, dan Happy Salma.

Penonton akan sangat terhibur dengan pengambilan gambar berlatar New York. Selain itu film ini juga mempunyai karakter yang kuat pada setiap pemain.

Ali, remaja 17 tahun hendak mengejar ibu kandungnya yang meninggalkannya sejak kecil ke New York, Amerika Serikat. Sesampainya di Queens, New York, ia malah bertemu dengan ibu-ibu rempong yang kocak yaitu Party, seorang cleaning lady yang keibuan dan perhatian. Ada juga Biyah seorang bonek yang menyambi jadi paparazi, Ance seorang single mom galak dan bertingkah laku seakan dia agen rahasia, serta Chinta yang datang ke New York untuk mengejar cinta namun kandas dan berakhir menjadi seorang tukang pijat.

Di tengah itu semua, Ali jatuh cinta pada Eva (Aurora Ribero), anak perempuan satu-satunya Ance yang membuatnya lebih kenal dengan keajaiban New York.

• Pretty Boys

Pretty Boys adalah sebuah film komedi-drama Indonesia tahun 2019 yang disutradarai oleh Tompi. Dijadwalkan tayang pada 19 September 2019, film tersebut bercerita tentang Rahmat dan Anugerah yang bersahabat sejak kecil dan berkeinginan menjadi terkenal. Modal nekad, keduanya mengadu nasib ke Jakarta dan mencoba mengejar impian.

Pretty Boys jatuh pada genre komedi romantis yang menceritakan soal industri pertelevisian di Tanah Air. Serta ambisi dan perjalanan dua orang sahabat yang tentunya diperankan oleh Vincent (Anugerah) dan Desta (Rahmat).

Dua orang sahabat ini sejak kecil sudah bermimpi bisa masuk televisi dan menjadi terkenal. Rahmat ingin tenar agar bisa dikelilingi perempuan cantik. Sedangkan Anugerah mau masuk TV agar bisa disandingkan dengan deretan pembawa acara idolanya.

Tentunya, perjuangan keduanya tidak mudah untuk menjadi terkenal. Belum lagi, Anugerah mendapat pertentangan dari sang ayah Jono (Roy Marten) yang menganggap dunia panggung hiburan dipenuhi hal negatif.

2. Genre Horror 

• Pengabdi Setan 

Pengabdi setan adalah sebuah film remake dari "satans's slave (pengabdi setan)" sebuah film horor klasik tahun 1982 dari Indonesia. Film ini disutradarai oleh Joko Anwar dan diproduseri oleh Sunil Samtani, Gope T, Samtani, Tia Hasibuan, Priya N.K

Setelah sakit aneh selama 3 tahun, ibu akhirnya meninggal dunia. Bapak lalu memutuskan untuk kerja di luar kota meninggalkan anak-anak. Tak lama kemudian, anak-anak merasa ibu kembali berada di rumah. Situasi semakin menyeramkan ketika mereka mengetahui bahwa ibu datang lagi tidak sekedar untuk menjenguk, tapi untuk menjemput mereka.

• Suzzanna 

Sinopsis Film ini mengisahkan Suzanna (Luna Maya) dan Satria (Herjunot Ali) yang sudah menikah selama lima tahun tapi belum punya anak. Rencana perampokan itu berujung kematian Suzanna. Kawanan perampok panik dan mengubur jenazah istri majikannya di belakang rumah.

3. Genre Romance 

• Ayat-ayat Cinta 

Ayat-Ayat Cinta adalah sebuah film Indonesia karya Hanung Bramantyo yang dibintangi oleh Fedi Nuril, Rianti Cartwright, Carissa Putri, Zaskia Adya Mecca, dan Melanie Putria. Film ini merupakan film religi hasil adaptasi dari sebuah novel best seller karya Habiburrahman El Shirazy berjudul Ayat Ayat Cinta, dan tayang perdana pada 28 Februari 2008. 

Sebuah kisah cinta dengan latar belakang agama, terutama Islam, dalam kehidupan. Fahri bin Abdullah Shiddiq (Fedi Nuril) adalah pelajar Indonesia yang berusaha menggapai gelar masternya di Al-Azhar. Ia harus berkutat dengan berbagai macam impiannya dan kesederhanaan hidup di Mesir. Ia bertahan dengan menjadi penerjemah buku-buku agama.

Semua impian dijalani Fahri dengan penuh antusias kecuali satu: menikah. Fahri adalah laki-laki taat yang begitu lurus. Dia tidak mengenal pacaran sebelum menikah. Dia kurang artikulatif saat berhadapan dengan perempuan. Hanya ada sedikit perempuan yang dekat dengannya selama ini, neneknya, Ibunya dan saudara perempuannya.

Pindah ke Mesir membuat hal itu berubah. Tersebutlah Maria Kirgiz (Carissa Putri). Tetangga satu flat yang beragama Kristen Koptik tetapi mengagumi Al-Qur'an dan mengagumi Fahri. Kekaguman yang berubah menjadi cinta. Sayang, cinta Maria hanya tercurah dalam diari saja.

Lalu ada Nurul (Melanie Putria), anak seorang Kyai terkenal yang juga mengeruk ilmu di Al-Azhar. Sebenarnya Fahri menaruh hati pada gadis manis ini. Sayang rasa mindernya yang hanya anak keturunan petani membuatnya tidak pernah menunjukkan rasa apa pun pada Nurul. Sementara Nurul pun menjadi ragu dan selalu menebak-nebak.

Setelah itu ada Noura Bahadur (Zaskia Adya Mecca), juga tetangga yang selalu disiksa Ayahnya sendiri. Fahri berempati penuh dengan Noura dan ingin menolongnya. Sayang hanya empati saja. Tidak lebih. Namun Noura yang mengharap lebih. Ini menjadi masalah besar ketika Noura menuduh Fahri memperkosanya.

Terakhir muncul lah Aisha (Rianti Cartwright), si mata indah yang menyihir Fahri. Sejak sebuah kejadian di metro, saat Fahri membela Islam dari tuduhan kolot dan kaku, Aisha jatuh cinta pada Fahri dan Fahri juga tidak bisa membohongi hatinya.

• Teman Tapi Menikah 

Berawal dari merilis buku yang berjudul “teman tapi menikah” akhirnya Ayudia Bing Slamet memproduksi film yang berjudul sama dengan novelnya. Cerita dari film ini adalah kisah nyata perjalanan cinta Ayudia Bing Slamet dan Ditto. Berawal dari persahabatan yang berujung menikah

Ditto suka setengah mati pada Ayu, artis yang bergaya preman. Sayangnya, selama 11 tahun bersahabat, Ditto selalu gagal keluar dari friend zone. Untungnya, kehidupan cinta Ayu yang berliku-liku, sering diselingkuhi sana-sini, memastikan Ditto selalu di dekatnya sebagai tempat curhat langganan. Sampai suatu hari, Ayu bercerita bahwa ia akan menikah dengan pacarnya, seorang pria sempurna luar dan dalam. 

Ditto harus memilih: menyatakan perasaan, atau merelakan cinta pertamanya jadi sahabat seumur hidup.

• Dua Garis Biru 

Dua Garis Biru mengangkat tema kehamilan remaja di luar nikah. Dua pemain utamanya adalah Adhisty Zara (Dara) eks-JKT48 dan Angga Aldi Yunanda (Bima). Adapun pemain pendukung lain yang telah malang melintang seperti Lulu Tobing, Cut Mini, Dwi Sasono, Rachel Amanda, Cindy Hapsari, Asri Welas, Bintang Emon, dan lainnya.

Bima dan Dara adalah sepasang kekasih yang masih duduk di bangku SMA. Pada usia 17 tahun, mereka nekat bersenggama di luar nikah. Dara pun hamil. Keduanya kemudian dihadapkan pada kehidupan yang tak terbayangkan bagi anak seusia mereka, kehidupan sebagai orangtua.(OL-5)

BERITA TERKAIT