13 October 2021, 20:34 WIB

Dean Cain Kritik DC Comics Bikin Cerita Superman Biseksual


Mediaindonesia.com | Hiburan

MANTAN aktor Superman, Dean Cain, telah mengkritik keputusan DC Comics untuk membuat Superman saat ini sebagai biseksual. Menurutnya, DC Comics hanya ikut-ikutan. Ia menanggapi edisi komik Superman berikutnya terkait Jon Kent sebagai putra Clark Kent dan Lois Lane yang akan digambarkan menjalin hubungan sesama jenis dengan temannya, Jay Nakamura. 

Cain, yang memerankan Superman di TV pada 1990-an, mengatakan langkah itu mungkin berani pada 20 tahun lalu, tetapi tidak sekarang. "Mereka bilang itu arah baru yang berani. Saya bilang mereka ikut-ikutan," katanya.

"Saya tidak berpikir itu berani atau arah baru yang gila," tambah aktor yang membintangi Lois & Clark: The New Adventures Of Superman dari 1993 hingga 1997. "Jika mereka melakukan ini 20 tahun yang lalu, mungkin itu akan menjadi berani. Namun berani itu akan membuatnya berjuang untuk hak-hak kaum gay di Iran."

Baca juga: Superman Terbaru Berstatus Biseksual

Ada alur cerita baru-baru ini dalam seri buku komik itu yang menampilkan Superman melawan deportasi pengungsi dari Metropolis. Cain kemudian memberi tahu Fox & Friends bahwa memiliki Superman melawan ketidakadilan yang menciptakan para pengungsi yang dideportasi akan menjadi plot cerita yang lebih layak sekarang.

"Itu akan menjadi berani, saya akan membacanya," kata aktor AS itu. "Atau memperjuangkan hak-hak perempuan untuk bersekolah dan bekerja dan hidup serta anak laki-laki tidak diperkosa oleh laki-laki di bawah Taliban baru. Ada kejahatan nyata di dunia ini hari ini, seperti korupsi nyata dan intervensi pemerintah. Akan bagus untuk mengatasi masalah itu. Saya ingin melihat karakter tersebut melakukan itu."

Baca juga: Eks Aktor Superman Kecam Komik Captain America yang Baru

Penulis serial itu Tom Taylor mengatakan kepada BBC pada Senin bahwa ketika ditawari pekerjaan itu, dia merenungkan yang seharusnya menjadi Superman hari ini. "Saya tersadar bahwa itu akan menjadi peluang yang benar-benar hilang jika kami mengganti Clark Kent dengan penyelamat kulit putih yang lain," katanya. (OL-14)

BERITA TERKAIT