12 October 2021, 05:45 WIB

Ini Adegan Squid Game yang Buat Jung Ho Yeon Menangis


Ajeng Ayu Winarsih | Hiburan

PEMERAN serial drama Korea Squid Game Jung Ho-yeon membahas adegan yang membuatnya menangis saat membaca naskahnya. Jika Anda menonton serial Netflix itu, Anda mungkin bisa menebak adegan yang mana.

Dalam episode keenam, kontestan yang tersisa dipaksa bermain dengan kelereng untuk mengeliminasi pasangan mereka. Karakter Jung Sae-byeok dipasangkan dengan Ji-yeong (Nomor 240), diperankan oleh Lee Yoo-mi.

Saat pasangan lain mulai bermain melawan satu sama lain, Sae-byeok dan Ji-yeong malah menggunakan sebagian besar waktu untuk berbicara tentang kehidupan mereka, termasuk masa lalu mereka dan rencana mereka untuk masa depan.

Baca juga: Song Joong Ki Akui Popularitas Squid Game di Luar Negeri

Pada akhirnya (dan dengan cara yang memilukan), Ji-yeong membiarkan Sae-byeok menang, percaya bahwa pasangannya memiliki lebih banyak harapan dalam hidup. Dia memberitahu Sae-byeok untuk bersatu kembali dengan ibunya dan menemui saudara laki-lakinya, serta pergi ke Pulau Jeju.

Dikutip dari TIME.com, Jung mengatakan bahwa dia menjadi emosional ketika sampai pada bagian di mana pasangan itu saling terbuka, menjelaskan, "Adegan yang membuatku menangis adalah ketika Ji-yeong dan Sae-byeok sedang berbicara satu sama lain."

"Saya merasa dialognya ditulis dengan sangat baik dan saya melihat wawancara ini di mana dia mengatakan bahwa dia membayangkan adegan itu menjadi satu dengan dua orang yang paling polos dari semua kontestan."

Jung melanjutkan: "Ketika saya membaca naskahnya, saya menangis. Itu adalah salah satu kegembiraan besar bagi saya untuk bertemu langsung dengan Ji-yeong karena pada saat itu, saya harus membayangkan Ji-yeong dari naskah, tetapi ketika saya bertemu [Lee] di meja membaca, saya hanya merasa bahwa dialah orangnya."

Wawancara oleh sutradara Hwang Dong-hyuk yang dimaksud Jung mungkin adalah wawancara yang diunggah oleh Netflix Korea.

"[Sae-byeok dan Ji-yeong adalah] orang yang paling lugu," katanya saat itu.  "Mereka benar-benar orang asing, tetapi ada semacam persahabatan di antara mereka, ikatan yang terbentuk dalam waktu singkat, empati, dan pengertian satu sama lain."

"Saya pikir mereka akan menjadi contoh sempurna untuk menggambarkan perasaan seperti itu," lanjutnya. (OL-1)

BERITA TERKAIT