25 September 2021, 15:30 WIB

Mengaku Jadi Korban Kesalahan Prosedur Kecantikan, Linda Evangelista Tuntut Ganti Rugi


Basuki Eka Purnama | Hiburan

MANTAN supermodel Linda Evangelista menuntut ganti rugi sebesar US$50 juta kepada perusahaan di balim prosedur pengurangan lemak, yang disebutnya menyebabkan tubuhnya rusak dan kehilangan banyak pekerjaan.

Perempuan berusia 56 tahun itu, lewat Instagram, pekan ini, mengatakan dia menjalani prosedur 'CoolSculpting', 5 tahun lalu, yang malahan menyebabkan sel lemaknya bertambah, bukan berkurang sehingga dia terlihat membengkak.

Model kenamaan di era 1990-an, yang mendominasi catwalk bersama Cindy Crawford dan Naomi Campbell itu mengatakan Zeltiq, perusahaan yang memasarkan prosedur itu tidak pernah memperingatkan dirinya mengenai risiko tersebut.

Baca juga: Rahasia Hidup Sehat ala Rhoma Irama

Evangelista mengatakan penampilannya saat ini, akibat kondisi yang disebut paradoxical adipose hyperplasia (PAh), menyebabkan dia absen dari muka publik selama ini.

"Kepada para pengikut saya, yang bertanya mengapa saya tidak pernah bekerja lagi saat rekan-rekan saya masih aktif, alasannya adalah karena prosedur CoolSculpting telah membuat saya cacat permanen," ujar Evangelista.

"Prosedur itu menungkatkan, bukan mengurangi sel lemak saya dan membuat saya selamanya berubah bentuk meski telah menjalani dua operasi plastik yang menyakitkan. Saya, seperti kata media, tidak bisa dikenali lagi," imbuhnya.

Evangelista mengajukan gugatan itu di pengadilan New York, pekan ini.

Kuasa hukum Evangelista mengklaim Zeltiq mengetahui risiko dari prosedurnya namun tidak memberitahu konsumen mereka mengenai hal itu.

Evangelista sudah tidak bekerja sejak 2016. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT