12 January 2021, 09:31 WIB

Kirby Tampil Gemilang di Pieces of A Woman


Basuki Eka Purnama | Hiburan

VANESSA Kirby belum pernah melahirkan, tapi dia mengatakan tidak sabar menjalaninya meski berperan sebagai perempuan yang persalinannya berujung tragedi di film Pieces of A Woman yang tayang di Netflix, pekan ini.

Aktris Inggris ini menghabiskan banyak waktu bersama perempuan hamil dan mereka yang mengalami keguguran atau yang bayinya meninggal dalam kandungan selama mempersiapkan diri untuk memerankan karakter yang menurutnya punya beban tanggung jawab yang berat.

Seorang perempuan bahkan mengizinkan Kirby ikut melihat proses kelahiran anaknya.

Baca juga: Anne Hathaway Berduet dengan Chiwetel Ejiofor di Locked Down

"Saya tidak tahu apa-apa tentang melahirkan. Dan saya jelas tidak tahu apapun tentang kehilangan seorang bayi. Dan hal-hal itu membuat saya
takut karena saya pikir, jika saya salah dalam memperlihatkannya, saya mengecewakan setiap perempuan yang pernah melahirkan," katanya.

"Kita melihat banyak pria meninggal (di layar), tapi kau tidak banyak melihat banyak perempuan bersalin," imbuh Kirby.

Aktris Inggris berusia 32 tahun ini menerima ulasan baik dan penghargaan Festival Film Venesia atas perannya sebagai perempuan muda yang menantikan peran baru sebagai ibu namun hidupnya berubah akibat kehilangan dan kepedihan. Gambaran melahirkan yang jadi pembuka selama 24 menit diambil dalam satu adegan tidak terputus.

Pemeran Puteri Margaret muda dalam serial The Crown itu mengatakan film tersebut tidak membuat dia ingin menunda punya anak, justru membuatnya tidak sabar ingin punya anak satu hari nanti.

Dia menggambarkan persalinan sebagai sesuatu yang luar biasa dan menakjubkan.

"Saya tidak tahu kapan itu akan terjadi, tapi saya menantikan persalinan. Saya tidak sabar," ungkapnya

Film yang juga dibintangi oleh Ellen Burstyn dan Shia LaBeouf itu diinspirasi dari pengalaman pribadi kehilangan yang dialami sutradara Hungaria, Kornel Mundruczo dan istrinya, penulis skenario Kata Weber.

Weber mengatakan membuat film ini jadi seperti terapi buat mereka. (Ant/OL-1) 

BERITA TERKAIT