27 November 2020, 18:15 WIB

Agnez Mo jadi Co-Founder Perusahaan Teknologi


Mediaindonesia.com | Hiburan

Penyanyi internasional Agnez Mo, 34, mewarnai belantika industri hibura, ternyata punya status baru. Dian-diam Agnez adalah co-founder dari sebuah perusahaan teknologi, Eventori. Walau perusahaan teknologi, Eventori bergerak tidak jauh-jauh dari industri hiburan yang telah digeluti Agnez selama ini. EVentori adalah platform kolaborasi industri hiburan tempat bertemu yang memberi akases bagi para talenta, pelaku industri, dan sistem pendukung industri hiburan. Selain itu, Eventori adalah media alternatif hiburan.

“Sudah setahun lebih saya dan kakak saya ikut mendirikan perusahaan ini. Kami dan para partners berkomitmen membangun industri hiburan Indonesia. Yang diperlukan adalah platform-platform alternatif sehingga para artis dapat fokus mengembangkan authenticity karyanya, tanpa didikte oleh media tertentu yang mendominasi,” kata Agnez dalam diskusi Indonesia Entertainment Outlook 2021, di kantor Eventori di bilangan Jakarta Selatan, beberapa saat lalu.

Dalam diskusi tersebut Agnez bercerita apa yang menyebabkan ia punya bahan bakar yang panjang di industri hiburan adalah karena ia tidak terlalu memikirkan masalah bisnis dari karya-karyanya. Waktu di studio, saya harus fokus, jujur pada diri sendiri, merasa happy, that this is what I want,” katanya dalam siaran pers yang diterima Media Indonesia, Jumat (27/11).

Agnez menceritakan pengalamannya, ketika ia mencoba berpikir lagu apa yang akan laku atau yang diinginkan pasar, konsentrasinya jadi buyar. Bahkan dalam satu kesempatan, suaranya kacau karena menyanyikan lagu yang ditulis mengikuti selera pasar.

“Karena itu saya membangun Eventori. Salah satu ide besarnya, ketika platform entertainment semakin terbuka dan tersedia pilihan, karya-karya yang lebih jujur dan autentik akan mendapat tempat. Bukan sekadar karya-karya yang mengikuti tren pasar,” tambah nominee di MTV Europe Music Award 2020 ini.

Eventori diluncurkan pada 2 Februari di M-Bloc, Jakarta. Kini perusahaan ini telah memiliki 12.000 talenta dari seluruh Indonesia yang terdaftar dalam listing-nya. Talent ini akan dipromosikan baik melalui media sosial maupun program-program lain. Selain itu, Eventori juga akan mempromosikan para talenta kepada para pengguna potensial, seperti penyelenggara acara (EO), promotor musik, brand, hingga perusahaan periklanan. Selain itu, Eventori telah melakukan ajang pencarian bakat untuk memberi darah segar bagi belantika musik Indonesia.

Turut menjadi pembicara dalam diskusi adalah Menteri Perdagangan RI 2016-2019 Enggartiato Lukita, Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia yang juga mantan CEO Hospitality & Entertainment CT Corp Dony Oskaria, dan founder & CEO Eventori Rio Abdurrachman.

Rio mengatakan, industri hiburan Indonesia akan lebih maju jika akses pasar terbuka luas bagi seluruh talenta di Indonesia karena itu juga berarti kesempatan belajar untuk naik kelas.

“Sekarang kita semua kagum pada K-Pop. Pelajarannya, K-Pop bisa muncul karena ada akses dan kesempatan. Karena itu semua sudah berjalan dengan baik, mereka bisa mengekspornya ke sini, bahkan ke negara yang tidak mengerti bahasa Korea. Indonesia saatnya naik kelas dengan kolaborasi,” ujar Rio.

“Eventori adalah platform kolaborasi seluruh industri hiburan, bukan hanya artisnya saja. Kami ingin membangun eksosistem industri yang sehat dan memberi ruang yang luas untuk potensi Indonesia yang besar,” kata Agnez. (RO/OL-12)

 

BERITA TERKAIT