12 February 2020, 15:55 WIB

Pelanggaran Impor Kuning Telur


MI/ BARY FATAHILAH|Foto

Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kementerian Perdagangan Veri Anggriono (dua kanan), Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono (kanan), Kasatgas Pangan Brigjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga (dua kiri), dan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Sugiono (kiri), menunjukkan barang bukti saat rilis kasus importasi kuning telur beku di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (12/2/2020). Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri berhasil mengungkap dugaan pelanggaran importasi Frosen Egg Yolk - 10 persen (kuning telur asin 10 persen) asal India tanpa dokumen perizinan impor oleh PT ABN dengan barang bukti yang diamankan sejumlah 15 ton kuning telur atau senilai kurang lebih Rp1 miliar. MI/ BARY FATAHILAH/rdi

BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA