26 July 2019, 20:14 WIB

Perjuangan Warga Kampung Wololuba Demi Air Keruh


Kontributor Metro TV Ignas Kunda|Foto

KRISIS air bersih kembali melanda warga Kampung Wololuba, Desa Rendu Wawo, Kecamatan Aesesa Selatan, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Kondisi ini membuat warga harus berjalan sejauh satu kilometer untuk mengambil air keruh di embung.

Pada pagi dan sore hari, sejumlah ibu dan anak-anak perempuan dan laki-laki keluar kampung dengan menjinjing jeriken berukuran 5 liter untuk menimba air di embung dekat kampung. Beberapa ibu ada yang menggunakan bere (tempat penampung dari anyaman daun lontar dengan tali gantungan) untuk mengisi dua buah jeriken agar bisa memikul lebih banyak.

Mereka harus menuruni jalan menukik melewati sabana menuju embung terdekat. Embung seluas kurang lebih 100 meter persegi menjadi sumber air utama buat warga untuk kebutuhan rumah tangga.

Baca juga: Krisis Air, Warga Renduwawo Cebok Pakai Batu dan Daun

Kondisi air embung yang keruh tak dihiraukan para ibu dan anak-anak ini. Beberapa ekor hewan ternak juga akan singgah dan minum sebentar di embung yang menjadi sumber kehidupan warga. "Daripada mati kehausan lebih baik pergi ambil air," timpal Agustina Wea, 32. (X-15)
 

BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA