24 January 2023, 21:42 WIB

Stabilitas Dalam Negeri untuk Hadapi Krisis Global


M Ilham Ramadhan Avisena |

MENTERI Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia meminta semua pihak untuk bisa menjaga stabilitas politik, sosial, dan ekonomi Indonesia di tahun ini. Itu diperlukan agar target-target yang ditetapkan oleh pemerintah dapat tercapai di tengah tingginya ketidakpastian global.

"Untuk bisa mencapai Rp1.400 triliun tahun ini, kami membutuhkan dukungan semua pihak agar stabilitas dijaga. Hal-hal yang tidak penting untuk diperdebatkan baiknya dikurangi," tuturnya dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (24/1).

Narasi-narasi positif yang dapat mendukung pencapaian target perekonomian dinilai perlu diperkuat. Hal itu menurut Bahlil akan jauh lebih bermanfaat ketimbang mendengungkan narasi perpecahan yang dapat menyulut instabilitas di dalam negeri.

"Kampret cebong saya pikir tidak memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi yang baik, jadi penting mencari narasi yang baik dalam rangka tahun politik ini," kata dia.

Lebih lanjut Bahlil mengatakan, target investasi yang dipatok sebesar Rp1.400 triliun di tahun ini cukup menantang. Itu tak terlepas dari resesi ekonomi global dan berbagai dinamika yang mempengaruhi upaya penarikan penanaman modal ke dalam negeri.

Adapun fokus Indonesia saat ini ialah menarik investasi masuk ke sektor penghiliran pertambangan. Itu dinilai menjadi yang paling potensial untuk bisa mengerek pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

Namun upaya penghiliran tak akan berhenti di sektor pertambangan. Bahlil menyampaikan, setidaknya pemerintah telah membidik sektor lain seperti perikanan, perkebunan, kehutanan dan lainnya untuk masuk agenda penghiliran guna menarik investasi. (OL-8)

BERITA TERKAIT