24 January 2023, 14:25 WIB

PLN Tingkatkan Kesejahteraan Pegawai dan Pensiunan lewat PLN Insurance


Ardi T Hardi |

PT PLN (Persero) terus berusaha agar pegawai dan pensiunannya dapat semakin sejahtera. Lewat Go Live dan Penandatanganan Kerjasama ASO & Asuransi Kesehatan antara PT Asuransi Perisai Listrik Nasional (PLN Insurance) dengan PT PLN Indonesia Power, PT PLN Nusantara Power, dan PT PLN Energi Primer Indonesia, PT PLN (Persero) berusaha mewujudkannya.

Direktur Legal Manajemen Human Capital PT PLN (Persero), Yusuf Didi Setiarto menyampaikan, visi besar yang harus kita perjuangkan bersama adalah kesejahteraan bersama. Ia mengatakan, kerja sama yang dilaksanakan di Yogyakarta adalah sebuah sejarah.

"Kita menginginkan, tidak hanya yang pekerja yang masih aktif bisa tersenyum, tetapi juga para pensiunan juga tersenyum di usia senja," kata dia di Hotel Mercure, Kota Yogyakarta, Selasa (24/1). Dengan kerja sama ini,  PLN Insurance diharapkan bisa bekerja pada level yang tinggi, tetapi tidak boleh ugal-ugalan dalam mengelola dana asuransi.

"Saya titipkan pengelolaan SDM agar bisa lebih baik dari waktu ke waktu. Tumbuhkan optimisme bahwa PLN akan menjadi pemimpin energi di negeri ini," pesan dia.

Presiden Direktur PT Asuransi Perisai Listrik Nasional (PLN Insurance), Moch Hirmas Fuady menyampaikan, pihaknya terus melakukan inovasi dan meningkatkan pelayanan bagi semua peserta. Kerja sama yang dilakukan hari ini merupakan wujud dari PLN Incorporated.

"Kerja sama ini adalah bagian dari PLN incorporated. Artinya, kolaborasi dan sinergi untuk sama-sama berkoordinasi dalam mengoptimalkan perawatan dan kesehatan," kata dia. Ia menyebut, acuan dari kerja sama yang dilakukan adalah Perjanjian kerja bersama (PKB) antara serikat pekerja dengan manajemen PLN.

PLN Insurance merupakan bagian dari PLN Group yang sahamnya juga dimiliki oleh Dana Pensiun PLN. Peserta asuransi PLN, baik karyawan maupun pensiunan, berjumlah lebih dari 240 ribu.

Ia menyebut, dalam operasional, pihaknya telah memanfaatkan kemajuan teknologi informasi. Peserta asuransi bisa menggunakan gadget mulai pendaftaran sampai pulang dari pengobatan. Selain itu, jika peserta sudah membayar lebih dulu, restitusinya juga bisa melalui gadget.

"Kami memberikan pelayanan dengan sebaik-baiknya dan kemudahan," kata dia. Ia menyebut, pihaknya sudah bekerja sama dengan 2.500 provider dan akan terus menambah jumlah provider agar lebih memudahkan peserta asuransi saat berobat.

Ia menyebut, ekuitas yang dimiliki sudah mencapai Rp340 miliar. Padahal, OJK hanya menyaratkan ekuitas minimal Rp150 miliar.

Dalam kesempatan ini, Ketua Umum Serikat Pekerja PT PLN (Persero), Muhammad Abrar Ali menilai
positif perjanjian kerja sama tersebut. "Ini upaya kita memperbaiki pelayanan (bagi pekerja). Pengalaman yang baik kita tingkatkan, yang buruk kita tinggalkan," tutup dia. (OL-13)

Baca Juga: BRI Petakan Strategi Respons untuk Bertahan dan Tumbuh

BERITA TERKAIT