04 December 2022, 16:55 WIB

Resesi Dunia Dinilai Bisa Jadi Peluang bagi Indonesia


mediaindonesia.com |

DUNIA disebut sedang menuju ketidakpastian ekonomi global. Ancaman yang muncul adalah resesi, tingginya inflasi, pelambatan, bahkan pelemahan ekonomi. Ancaman resesi pada 2023 pun diprediksi akan berlangsung cukup lama dan akut jika dibandingkan dengan resesi 1998 dan 2008.

Namun, Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menilai ancaman resesi merupakan tantangan sekaligus peluang besar bagi Indonesia.

"Untuk menjawab tantangan, Indonesia harus membentuk kekuatan berbagai komoditas pangan yang bisa masuk ke negara-negara lain yang terdampak. Tingginya kebutuhan pangan itu merupakan peluang kita," ucap LaNyalla dalam keterangannya, Minggu (4/12).

Dijelaskannya, dalam prediksi Bank Indonesia, negara-negara besar seperti Amerika Serikat dan Eropa terjadi pelambatan. Probabilitas terjadinya resesi di AS sudah mendekati 60%, demikian juga di Eropa. Pemicu utamanya adalah harga energi dan bahan makanan yang tinggi, serta kebijakan moneter yang semakin ketat.


Baca juga: Di Tengah Ancaman Resesi Global, Indonesia Jadi Magnet Investasi


"Di situlah potensi Indonesia menjadi negara penyuplai pangan sangat terbuka lebar. Asalkan pemerintah serius serta didukung dengan kebijakan makro dan mikro," tukas LaNyalla.

Menurut dia, peluang tersebut juga akan mampu menjaga pertumbuhan dan stabilitas ekonomi nasional. Otomatis dengan hal itu, Indonesia bisa menghadapi gejolak resesi, sekaligus memiliki fundamental ekonomi yang kuat.

"Kekuatan ekonomi itu bisa digunakan untuk menarik arus investasi dari negara-negara yang mengalami krisis. Karena di masa-masa krisis, investor akan mencari tempat investasi yang lebih stabil," tukasnya. (RO/OL-16)

 

BERITA TERKAIT