04 December 2022, 10:15 WIB

IHSG akan Menguat pada Pekan Pertama Desember 2022


Despian Nurhidayat |

DIREKTUR Anugerah Mega Investama Hans Kwee memprediksi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan pertama Desember 2022 akan menguat disebabkan oleh beragam sentimen baik dari dalam dan luar negeri.

"IHSG berpotensi menguat dengan support di level 6,955 sampai level 6,805 dan resistance di level 7,100 sampai level 7,252," ungkapnya kepada Media Indonesia, Minggu (4/12).

Dari dalam negeri, sentimen positif pasar saham datang dari pelonggaran protokol karantina covid-19 di Tiongkok. Menurut Hans, hal ini cenderung positif bagi aset berisiko dan harga komoditas dan kenaikan harga komoditas akan cenderung menguntungkan Indonesia.

'Aktivitas ekonomi akan kembali bergerak dan diharapkan mendorong permintaan kredit yang mengerek kinerja perbankan. Berita ini membuat harga komoditas cenderung naik," kata Hans.

Sementara itu, sentimen pasar saham dari luar negeri berkaitan dengan angka nonfarm payrolls yang naik 263.000, di atas ekspektasi 200.000 dan pertumbuhan upah dipercepat bahkan saat kekhawatiran resesi meningkat.

Hans menegaskan, hal ini memberikan tekanan karena dikhawatirkan mendorong sikap agresif the Fed. Meskipun demikian, faktor kekhawatiran kenaikan suku bunga the Fed di bulan Desember 2022 sepertinya sudah diantisipasi pasar.

"Pelaku pasar berharap tren kenaikan upah dan data tenaga kerja berbalik arah agar the Fed merasa nyaman melakukan jeda. Sampai saat ini the Fed akan terus mengurangi likuiditas," ujarnya.

"Investor telah mencari tanda-tanda pelemahan di pasar tenaga kerja, terutama upah, sebagai pendahulu pendinginan inflasi yang akan memungkinkan the Fed untuk memperlambat dan akhirnya menghentikan siklus kenaikan suku bunga saat ini," pungkas Hans. (OL-13)

Baca Juga: Di Tengah Ancaman Resesi Global, Indonesia Jadi Magnet Investasi

BERITA TERKAIT