01 December 2022, 23:05 WIB

Merintis Perusahaan demi Sukses di Bidang MICE


Budi Ernanto |

ACARA skala besar mulai kembali bergeliat meski pandemi covid-19 masih mengancam. Industri MICE pun akhirnya bisa kembali beraktivitas. MICE merupakan singkatan dari Meeting, Incentive, Conference, dan Exhibition.
Secara umum, MICE bersinggungan dengan acara-acara pertemuan bisnis, rekreasi, hingga konser, festival, dan pesta olahraga.

Salah satu sosok yang menggeluti bisnis MICE di Tanah Air ialah Muhammad Reza Abdullah. Sebagai Presiden Direktur PT Royalindo Expoduta, dia cukup sering menggarap berbagai acara penting seperti acara opening dan closing ceremony Pekan Olahraga Nasional 2020 di Papua dan G20 Summit di Bali tahun ini.

Reza sendiri mulai dikenal di bisnis MICE mulai 2011. Pria kelahiran Santa Cruz, California, Amerika Serikat, 7 Juni 1982 itu mengaku sudah menggeluti MICE sejak masih duduk di bangku SMA. Pemilik akun @muhrezaabdullah di Instagram itu mengatakan awalnya Royalindo merupakan perusahaan keluarga yang dirintis oleh sang ayah, Iqbal Allan Abdullah, sejak 1989.

Namun, Reza memilih untuk merintis perusahaannya sendiri agar lebih mandiri. “Jadi waktu selesai kuliah dan kembali ke Jakarta, saya membuka perusahaan yang masih berkaitan dengan event organizer juga, tapi masih kecil-kecilan lah namanya PT Team Asia Ciptama,” ungkap Reza.

Lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan gelar Master of Science bidang Architecture and Tourism Planning ini menambahkan Team Asia Ciptama didirikan pada 2005 dengan tujuan agar dirinya bisa belajar dalam mengelola bisnis di bidang event organizer.

Baca juga: Kesehatan Mental adalah Fondasi untuk Masa Depan Anak

Team Asia Ciptama pernah ambil bagian dalam berbagai acara seperti Pertemuan Menteri Tenaga Kerja Asia - Eropa, Pertemuan Menteri Pariwisata se-ASEAN, Trail of Civilization, UNWTO Meeting, Pertemuan Menteri Sosial Se-Asia Timur, Pertemuan Menteri Kelautan Se-Asia Pasifik, Asian Development Bank Annual Meeting, Pameran Produk Indonesia, dan Indonesia Travel and Tourism Fair.

Barulah setelah beberapa lama Reza mengambil peran di Royalindo. Keputusannya melakukan take over perusahaan keluarga itu seiring dengan keputusan sang ayah yang fokus di dunia politik. 

“Karena orangtua masuk ke dalam dunia politik, akhirnya tak mungkin lagi bisa menjalankan perusahaan. Apalagi usaha dari Royalindo sendiri banyak berkaitan dan bersinggungan dengan pemerintah, jadi khawatir ada konflik kepentingan,” terang Reza.

Reza tidak hanya mengambil alih tongkat estafet perusahaan, dia juga  dan melakukan penggabungan antara tim Royalindo dengan Team Asia Ciptama pada 2009.

Setelah aksi korporasi itu, beberapa acara yang pernah ditangani ialah Annual Meeting International Monetary Fund (IMF) di Indonesia pada 2018 dan 12th Bali Democracy Forum pada 2019, Dubai Expo, pertemuan Inter-Parliamentary Union (IPU), Pertemuan Mahkamah Konstitusi Dunia. (R-3)

BERITA TERKAIT