29 November 2022, 13:56 WIB

MALAINDO Expo 2022 Perkuat Kerja Sama Bisnis Malaysia dan Indonesia


mediaindonesia.com |

TRADE Expo Manufacture (TEM) MALAINDO 2022 merupakan ajang pertemuan dagang para pengusaha dari dua negara yaitu Malaysia – Indonesia atau dikenal dengan sebutan "MALAINDO Expo 2022".

MALAINDO Expo 2022 didukung pemerintah kedua negara, BUMN khususnya PT Kawasan Berikat Nusantara, Kedutaan Besar Malaysia dan asosiasi pengusaha Indonesia, bekerja sama dengan Event Organizer Ultimate Titan Sdn Bhd.

MALAINDO Expo 2022 menghadirkan 40 pengusaha Malaysia dan Indonesia yang bergerak di bidang usaha fashion, cosmetic, furniture, forwader, warehouse, food & beverage, dan banking.

Konsep expo ini lebih kepada B2B Business Matching, di mana pengusaha Malaysia akan mencari partner atau mitra bisnis untuk menjadi distributor, serta memenuhi kebutuhan supplier.

Selain itu, Trade Expo Manufacture MALAINDO 2022 juga menghadirkan seminar bisnis serta kunjungan ke investor yang sesuai dengan bidang usaha para pengusaha di kawasan KBN.

Baca juga: Pertamina SMEXPO 2022 Usung UMKM Asli Indonesia, Asli Kerennya

Para pengusaha dapat saling memperkenalkan produknya pada calon buyer atau calon mitra bisnis, sedangkan buyer atau calon mitra bisnis dapat melihat langsung produk yang ditawarkan produsen.

Dengan demikian, dapat diharapkan timbul propek bisnis dari kedua negara. Dengan tujuan mendapatkan investor potensial, mendatangkan peluang kerjasama, meningkatkan konektivitas peluang bisnis, dan meningkatkan branding kepada pengusaha Malaysia dan Indonesia.

Dalam pembukaan Trade Expo Manufacture (TEM) MALAINDO pertama yang diselenggarakan pada 28 - 30 November 2022 selama tiga hari, yang bertempat di Ballroom KBN (Kawasan Berikat Nusantara), Direktur Operasi PT KBN Satrio Witjaksono mengatakan, KBN bangga sebagai bagian dari pembentukan ekosistem dalam rangka penguatan kerja sama ekonomi dua negara.

"Di bawah Holding Danareksa sebagai BUMN Spesialis Transformasi Pertama di Indonesia, kami berkomitmen mewujudkan standarisasi service kawasan dan membuka peluang kemitraan strategis dengan berbagai pihak, serta pengembangan kawasan baru di daerah lain," kata Satrio.

"Sehingga ke depan, kami harap dapat membangun aliansi strategis untuk kerja sama pembangunan kawasan Industri bersama. Bukan tidak mungkin, kerja sama Malaysia Indonesia dapat meningkatkan kekuatan dan kedaulatan ekonomi di regional, terutama di ASEAN,” papar Satrio. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT