24 November 2022, 11:44 WIB

Lakukan Hal-Hal Berikut Supaya Pengajuan Klaim Asuransi Anda Lancar


mediaindonesia.com |

PENGAJUAN klaim asuransi merupakan sebuah tindakan berupa permintaan resmi dari pihak nasabah kepada pihak perusahaan asuransi yang bertujuan untuk meminta perlindungan dalam segi biaya sesuai dengan perjanjian atau polis asuransi.

Namun, dewasa ini banyak nasabah yang mempermasalahkan pengajuan klaim mereka ditolak.

Kebanyakan dari masyarakat umum merasa tak nyaman saat harus berurusan dengan pengajuan klaim asuransi yang rumit dan berujung pada penolakan.

Padahal, mereka merasa sudah memenuhi semua persyaratan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. Meski begitu, tetap saja pengajuan klaim tersebut ditolak. Apa yang salah?

Sejatinya, memang ada persyaratan dan ketentuan yang harus Anda pahami dengan teliti sebelum mengajukan klaim asuransi. Apapun jenis asuransinya mulai dari asuransi kesehatan, perjalanan, kendaraan, pengiriman, hingga layanan asuransi tanggung gugat sekalipun memiliki prosedur yang mirip.

Tentu sejumlah prosedur, ketentuan dan persyaratan ini harus diikuti sebaik mungkin demi proses klaim yang lancar. Agar kasus serupa tak terjadi menimpa Anda, mari simak beberapa hal yang harus diperhatikan saat hendak mengajukan klaim asuransi.    

1. Identitas dan Informasi Harus Akurat

Tak hanya urusan asuransi, sejatinya identitas yang akurat seperti ejaan nama yang tepat dan lengkap kerap menjadi hal penting dalam setiap dokumen yang berkenaan dengan legalisasi. Dengan demikian, pastikan Anda memeriksa kembali seluruh dokumen identitas yang Anda ajukan dan lengkapi yang sekiranya belum sesuai ketentuan.

Karena asuransi adalah bisnis yang melibatkan perhitungan probabilitas dari individu untuk sakit atau meninggal, maka dalam istilah asuransi, probabilitas disebut sebagai risiko—di mana semakin tinggi risiko, maka premi yang dibayar pun akan semakin tinggi pula.

Jadi misalkan terjadi kasus seorang nasabah dengan risiko tinggi namun menyembunyikan informasi yang sebenarnya hanya untuk mendapatkan premi yang lebih rendah, maka hal ini justru akan mengundang kesulitan di masa depan saat ingin mengajukan klaim dan informasi yang sebenarnya telah diketahui oleh perusahaan asuransi.

Telitilah dalam memeriksa pengisian informasi ini saat pengajuan klaim berlangsung. Pasalnya, jika terdapat salah satu kesalahan, bahkan kesalahan kecil sekalipun seperti kurangnya satu huruf pada pengejaan nama Anda, maka pihak perusahaan asuransi akan menganggap nama tersebut tak sesuai dengan polis sehingga berakibat pada penolakan pengajuan klaim asuransi.

2. Ketahui Waktu Tenggang Mengurus Klaim

Terkait berapa lama jangka waktu proses klaim hingga pencairannya, semua terbilang relatif dan  kembali lagi kepada pihak perusahaan masing-masing. Ini dikarenakan setiap perusahaan asuransi mempunyai tenggang waktu berbeda dalam proses pengajuan klaimnya. 

Dengan demikian, periksalah terlebih dahulu dokumen polis Anda dan berhubunganlah dengan perusahaan asuransi sejak awal Anda dirawat. Biasanya tenggang waktu pengajuan klaim berkisar hingga 30 hari.

Tapi ada juga beberapa perusahaan asuransi yang bisa melayani hingga 60 hari. Semuanya tergantung dari syarat, ketentuan dan kebijakan masing-masing pihak perusahaan asuransi.

Seperti kita ketahui, reimbursement atau penyediaan jasa klaim untuk pengajuan rawat jalan, inap dan lain sebagainya ini sangat penting untuk keadaan darurat dan mendesak.

Pasalnya, tidak semua perusahaan asuransi bekerja sama dengan banyak rumah sakit, sehingga akan tidak memungkinkan untuk menghubungi perusahaan asuransi dan menanyakan kerja sama dengan rumah sakit yang berkaitan—khususnya dalam keadaan darurat dan mendesak harus masuk rumah sakit.

3. Pahami Isi Polis dan Pengecualian

Pahami sepenuhnya rincian polis, fitur, manfaat layanan asuransi, serta pengecualian pertanggungan sebelum Anda melakukan proses klaim. Apabila terdapat klausul pengecualian terhadap hal tertentu, besar kemungkinan bisa jadi penyebab mengapa proses klaim gagal dilakukan.

Jangan sampai proses klaim gagal dilakukan karena memang kejadian atau hal tersebut memang tidak termasuk cakupan klaim yang bisa diproses oleh pihak asuransi ya.

Ingatlah selalu untuk membaca semua rincian polis Anda dengan saksama. Pastikan semua informasi telah tercetak dengan benar saat Anda menerima dokumen polis Anda termasuk untuk urusan klaim.

Apabila terdapat perbedaan atau terjadi kesalahan, segera beritahukan apa yang ditemukan tersebut kepada perusahaan asuransi agar dokumen polis dapat segera direvisi kembali oleh pihak perusahaan. (RO/OL-09)


 

BERITA TERKAIT