24 November 2022, 07:30 WIB

Keterlibatan Petani Lokal


Jek/M-1 |

BRIELLNEST, produk minuman sarang walet dalam kemasan siap minum asal Semarang, Jawa Tengah, saat ini sudah diproduksi sekitar 78 ribu botol per bulan, dengan kemasan rata-rata berukuran 200 mililiter.

Sarang walet yang didapat berasal dari beberapa daerah, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sumatra, dan Sulawesi. Dari berbagai daerah tersebut, Briellnest bekerja sama dengan sekitar 47-50 petani sarang walet.

“Kami membuka peluang bagi para petani sarang walet yang selama ini kesusahan mencari pembeli. Kami juga ingin tetap fair dengan para petani. Jadi kami membeli dengan harga pantas di atas harga jual mereka ke pengepul besar,” kata pendiri merek Briellnest, Gabriella Permata Heru, kepada Media Indonesia melalui sambungan telepon, Selasa (22/11).

Pembersihan sarang walet dilakukan manual tanpa penyertaan bahan kimia berbahaya. Ia pun mengajak sekitar 20 ibu di sekitar tempat produksi Briellnest.

Senada dengan Briellnest, Karukku yang merupakan merek minuman legen dalam kemasan siap minum juga menerapkan fair trade atau perdagangan berkeadilan dan berkelanjutan. Hal itu dilakukan dengan memberikan harga yang adil dan transparan bagi komunitas petani yang mendukung produk tersebut.

Saat ini, Karukku bekerja sama dengan tujuh petani legen dan beberapa kali secara keseluruhan sudah menjangkau hingga 20 petani legen di beberapa kecamatan di Tuban, Jawa Timur. “Kami akan mengembangkan hingga ke 100 petani pada tahun depan. Dengan penggunaan produksi alat yang lebih baik sehingga secara keberlanjutan lingkungan juga bisa lebih komprehensif. Tahun depan target kami adalah produksi di skala 2.000-5.000 kaleng per bulan,” kata pendiri Karukku, Firman Subekti, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (22/11).

Firman melanjutkan, saat ini fokus bisnisnya berada di pembenahan fundamental produksi dan edukasi. Edukasi itu berkenaan dengan sosialisasi manfaat minuman legen pada kesehatan dan dampaknya terhadap lingkungan.

Ia mengaku bahwa hasil edukasi itu mungkin baru akan bisa dipetik lama. Meski demikian, ia cukup gembira dengan impak nonmateriel saat ini yakni ketertarikan orang akan minuman legen dan juga untuk mendukung para petaninya. (Jek/M-1)

 

 

 

Biodata:

 

Briellnest

Produk: Minuman sarang walet dalam kemasan siap minum

Basis: Semarang, Jawa Tengah

Instagram: @Briellnest

Penghargaan:

Top 15 Food Startup Indonesia 2021

1st Runner up Hiremaxi Competition 2021

Founder dan CEO: Gabriella Permata Heru

Tempat, tanggal lahir: Semarang, 17 Juli 1997

 

==========

Biodata:

Karukku

Produk: Minuman legen dalam kemasan siap minum

Basis: Jakarta

Pendiri: Firman Subekti

Instagram: @Drinkkarukku

BERITA TERKAIT