25 October 2022, 18:47 WIB

PNM Dukung Kemenko PMK Akselerasi Penanganan Kemiskinan Ekstrem


mediaindonesia.com |

PT Permodalan Nasional Madani atau PNM terus mengoptimalkan kinerjanya untuk terus mendukung perekonomian masyarakat prasejahtera.

PNM juga mendampingi masyarakat prasejahtera untuk dapat memberikan harapan dan peluang dalam membangkitkan ekonomi dan semangat untuk terus tumbuh.

Salah satunya dengan melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) dengan PT PNM di Kantor Pusat PNM, Menara PNM, Jakarta, Kamis (20/10).

Penandatangan perjanjian kerja sama yang dilakukan PNM dengan Kemenko PMK tentang pertukaran dan pemanfaatan data secara elektronik dalam rangka percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem di Indonesia.

Penadatangan perjanjian kerja sama kali ini merupakan tindak lanjut hasil workshop pembahasan PK dan pemadanan data pensasaran percepatan penghapusan kemiskinan ekstrim antara PNM dengan Kemenko PMK.

Kegiatan penandatangan tersebut dilakukan oleh Direktur Utama PT PNM, Arief Mulyadi, dan Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kemenko PMK, Andie Megantara.

Baca juga: Sinergi PNM dan Antam Dukung Kelompok UMKM Industri Tempe

“Semoga dengan ditandatanganinya perjanjian kerjasama ini dapat mengoptimalkan sinergi 2 (dua) pihak antara PT PNM dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan khususnya terkait misi percepatan penanganan kemiskinan ekstrem," ujar Arief Mulyadi selaku Direktur Utama PT PNM dalam keterangan pers, Selasa (25/10).

“Terima kasih kepada PT PNM, penandatanganan PKS hasil tindak lanjut workshop PKS dan Pemadanan Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem dapat terlaksana hari ini," kata Andie Megantara, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kemenko PMK.

"Kerja sama ini bukan hanya sekedar data melainkan program. Penandatangan ini bukanlah titik justru ini adalah permulaan bagi kami dalam mengoptimalkan penanganan kemiskinan ekstrim di Indonesia,” ucap Andie.

Sebagai informasi, bentuk konsistensi PNM mendukung perekonomian dengan total nasabah hingga 19 Oktober 2022 PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 147,37 triliun kepada nasabah PNM Mekaar yang berjumlah 12,9 juta nas

Saat ini PNM memiliki 4138 kantor layanan di seluruh Indonesia yang melayani UMKM di 34 Provinsi, 422 Kabupaten/Kota, dan 5640 Kecamatan. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT