05 October 2022, 15:40 WIB

Bio Farma Jalin Kerja Sama dengan ProFactor Pharma Inggris


Mediaindonesia.com |

BIO Farma akan mendapat hak eksklusif untuk pengembangan bersama blood product Recombinant Factor VIII bersama ProFactor Pharma secara global. Bio Farma akan berperan sebagai manufaktur eksklusif untuk suplai global produk Recombinant Factor VIII. 

Penjualan dan pemasaran eksklusif itu pada teritori ASEAN 6 (Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, Singapura, dan Vietnam) dan India. Untuk saat ini Indonesia masih 100% menggunakan produk impor. Sedangkan di luar teritori tersebut, penjualan dan pemasaran akan dilakukan oleh perusahaan rekanan yang ditunjuk oleh ProFactor Pharma.    

Itu merupakan hasil kerja sama yang ditandatangani Direktur Utama Bio Farma (persero) Honesti Basyir didampingi Menteri BUMN Erick Thohir dengan perusahaan farmasi Inggris ProFactor Pharma di KBRI London, Inggris, Jumat (30/9). Erick mengatakan, kerja sama ini ialah wujud usaha pemerintah dalam menciptakan resiliensi sistem pelayanan kesehatan nasional melalui kerja sama alih teknologi inovasi. 

Bio Farma merupakan perusahaan farmasi terbesar di Asia Tenggara yang aktif mengembangkan vaksin dan produk life sciences lain. Kapasitas produksinya hingga 3,5 miliar dosis serta mampu menghasilkan 14 jenis antigen vaksin untuk keperluan Indonesia dan global. 

Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir menegaskan, kerja sama dengan ProFactor Pharma akan semakin memaksimalkan inovasi dan kinerja perusahaan, terutama terkait visi dan misi untuk menghasilkan produk life sciences berkualitas international standard dan terjangkau bagi masyarakat di berbagai belahan dunia. "Kerja sama Bio Farma dan Profactor Pharma dalam bentuk co-development atau pengembangan bersama serta transfer teknologi Recombinant Factor VIII yang dikembangkan oleh expert-expert ProFactor Pharma dengan pengalaman lebih dari 25 tahun dalam proses produk biologi dimulai dari proses hulu (upstream) hingga proses hilir (downstream)," papar Honesti dalam keterangan tertulis, Rabu (5/10).   

Dalam kerja sama ini, Bio Farma mendapatkan milestone lisensi produksi dan penjualan eksklusif produk Recombinant Factor VIII untuk pengobatan hemofilia A di ASEAN6 dan India. "Ini tentu akan sangat bermanfaat secara nasional maupun global," ucap Honesti.    

Direktur Profactor, David Brown, mengatakan kerja sama Bio Farma dan ProFactor akan meningkatkan pelayanan kepada publik khususnya pasien hemofilia yang 75% terdiagnosa belum memperoleh pengobatan karena tingginya harga produk. "Teknologi rekombinan ini membuat proses pembuatan blood product (rekombinan faktor VIII) akan menjadi lebih cepat dengan harga terjangkau," ujar David.   

Untuk diketahui, hemofilia merupakan gangguan pembekuan darah herediter terbanyak di dunia saat ini. Terdapat dua jenis hemofilia yaitu hemofilia A dan hemofilia B. Hemofilia A terjadi akibat mutasi gen faktor VIII dan menyebabkan defisiensi faktor VIII. Insiden hemofilia A sekitar 1:5.000–10.000 (secara global) dari kelahiran bayi lelaki. Sebanyak 80% dari seluruh kasus ialah hemofilia A, sedangkan sisanya hemofilia B (defisiensi faktor IX). (OL-14)

BERITA TERKAIT