04 October 2022, 15:00 WIB

OJK: Pertumbuhan Kredit Agustus 2022 Didorong Oleh Kredit Modal Kerja


Despian Nurhidayat |

KEPALA Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae mengatakan bahwa pertumbuhan kredit pada Agustus 2022 sebesar 10,62% secara tahunan (yoy) utamanya didorong oleh 4 sektor ekonomi, yaitu pertambangan, perdagangan, perantara keuangan, dan rumah tangga. 

"Dari jenis kreditnya, pertumbuhan paling tinggi adalah kredit modal kerja sebesar 12,19% yoy, diikuti kredit investasi 10,58%, yoy dan terakhir kredit konsumsi 8,14%, yoy," ungkapnya kepada Media Indonesia, Selasa (4/10).

Baca juga: Jelang KTT G20, Kesiapan Infrastruktur Jaringan Telekomunikasi Capai 99,1%

Lebih lanjut, Dian menambahkan pertumbuhan kredit ini juga didukung dari pertumbuhan kredit UMKM sebesar 16,77% yoy per Agustus 2022. 

Adapun, porsi kredit UMKM mencapai 20,99% dari total kredit perbankan. Hal ini dikatakan telah menunjukkan bahwa UMKM sudah mulai bangkit dari dampak pandemi covid-19.

Sementara itu, sesuai dengan revisi RBB (Rencana Bisnis Bank) yang disampaikan, Dian menegaskan bahwa perbankan masih optimis pertumbuhan kredit dapat terus tembus dua digit tahun ini. 

"OJK juga melihat optimisme pertumbuhan kinerja perbankan yang terus berlanjut, sehingga fungsi intermediasi membaik yang akhirnya berdampak pada peningkatan profitabilitas perbankan," ujar Dian.

Selain itu, menurutnya kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) diperkirakan belum akan berdampak signifikan pada pertumbuhan kredit pada tahun ini.

"Karena bank masih bisa price in dari kenaikan bunga acuan ini sehingga akan ada waktu jeda bagi bank dalam merespons kebijakan BI untuk kenaikan suku bunga," pungkasnya. (OL-6)

BERITA TERKAIT