04 October 2022, 14:08 WIB

PUPR Resmi Operasionalkan Flyover Kopo


Insi Nantika Jelita |

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga resmi mengoperasionalkan Flyover Kopo sepanjang 1,3 kilometer (km), Bandung, Jawa Barat.

Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian mengatakan dengan beroperasinya Flyover Kopo diharapkan dapat mengatasi kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi di persimpangan Kopo, Cibaduyut dan Pasir Koja di Bandung.

“Daerah ini sangat padat khususnya pada pagi hari saat jam berangkat kerja. Dengan flyover ini bisa menghemat waktu yang sebelumnya 30 menit, sekarang mungkin hanya satu menit,” kata Hedy dalam keterangannya, Selasa (4/10).

Flyover Kopo membentang di Jalan Soekarno-Hatta di daerah Kopo yang merupakan jalur utama bagi para komuter untuk wilayah Cimahi-Bandung serta penghubung Kota Bandung dan Kabupaten Bandung.

Hedy menambahkan, selain bangun ruas jalan flyover sepanjang 1,3 kilometer, Ditjen Bina Marga melalui

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta-Jawa Barat juga melakukan pelebaran Jalan Soekarno-Hatta sisi selatan sepanjang 1,7 kilometer. Flyover Kopo memiliki kapasitas 4.000 kendaraan per jam untuk kedua arahnya.

Pembangunan Flyover Kopo dilaksanakan oleh kontraktor PT Pembangunan Perumahan Tbk. Pekerjaan konstruksi mulai dibangun pada November 2021 dan telah selesai September 2022 dengan biaya senilai Rp288 miliar yang dananya berasal dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengapresiasi beroperasinya Flyover Kopo sebagai hasil kerja pemerintah pusat guna meningkatkan konektivitas di wilayah Jabar, khususnya Kota Bandung.

Ia menyampaikan akan terus mendukung proses pembangunan Flyover Kopo salah satunya melakukan pembebasan tanah sejak 2014 dengan total anggaran Rp144 miliar.

Ridwan Kamil juga mengaku mendapat penugasan dari Menteri PUPR Basuki Hadimuljono untuk mengerjakan beautifikasi Flyover Kopo dengan penambahan ornamen ikon wilayah daerah setempat. Flyover itu juga akan dihiasi dengan Monumen Cibaduyut, yang terkenal dengan sentra industri sepatu.

“Masukan Pak Menteri PUPR, ada ornamen agar siang hari tidak terlihat terlalu rata, karena flyover ini menggunakan lampu teknologi baru (yang diletakkan) di bawah, sehingga tidak ada lampu vertikal," pungkasnya. (Ins)

BERITA TERKAIT