26 September 2022, 17:12 WIB

IHSG Ditutup Melemah Seiring Penaikan Agresif Suku Bunga Global


Mediaindonesia.com |


INDEKS Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (26/9) sore ditutup turun seiring penaikan suku bunga yang agresif oleh bank sentral global. IHSG ditutup melemah 51,08 poin atau 0,71% ke posisi 7.127,5. Kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 5,44 poin atau 0,53% ke posisi 1.020,2.

"Pergerakan IHSG tampak lesu di awal perdagangan pekan ini seirama dengan mayoritas bursa global yang memerah pascapenaikan suku bunga agresif sejumlah bank sentral, termasuk BI," tulis Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam ulasannya di Jakarta, Senin (26/9). Prospek ekonomi yang menunjukkan tanda-tanda perlambatan membuat dolar AS melanjutkan penguatan dan melemahkan gerak sejumlah komoditas seperti minyak WTI yang bahkan sudah turun ke level di bawah US$80 per barel. 

Dibuka melemah, IHSG terus bergerak di zona merah sepanjang sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih tak mampu beranjak dari teritori negatif sampai penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, 10 sektor terkoreksi dengan energi paling dalam yaitu minus 3,98% diikuti perindustrian dan teknologi masing-masing minus 2,73% dan minus 2,25%. Sedangkan satu sektor meningkat yaitu keuangan sebesar 0,21%.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu PICO, RAFI, KJEN, SICO, dan ENZO. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni SMDM, BUMI, AKRA, BRMS, dan COAL. 

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.364.832 kali transaksi. Saham yang diperdagangkan sebanyak 23,08 miliar lembar senilai Rp14,83 triliun. Nilai 134 saham naik, 442 saham menurun, dan 128 tidak bergerak. Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 722,28 poin atau 2,66% ke 26.431,55, indeks Hang Seng turun 78,13 poin atau 0,44% ke 17.855,14, dan indeks Straits Times terkoreksi 45,13 poin atau 1,4% ke 3.181,97. (Ant/OL-14)

BERITA TERKAIT