25 September 2022, 22:07 WIB

Jelang Akhir Tahun, TECH Masuk ETF State Street


Mediaindonesia.com |

MENJELANG akhir 2022 saham PT IndoSterling Technomedia (TECH) berhasil masuk dalam Exchange Trade Fund (ETF) atau paket saham yang dikelola manajemen investasi raksasa Amerika Serikat, State Street Corporation. Kinerja saham TECH yang terpantau stabil dan dinamis di perdagangan bursa lokal membuatnya masuk ke S&P Emerging BMI Index. 

Karena itu, State Street Global Advisors (SSGA) memperdagangkan TECH dalam bentuk ETF kelompok US$2 miliar (SPEM) dan kelompok di bawah US$2 miliar (EWX). ETF ialah jenis reksa dana yang kinerjanya mengacu pada indeks tertentu dan diperjualbelikan layaknya saham di bursa yang dapat dicermati pergerakannya. 

SSGA adalah divisi manajemen investasi State Street Corporation yang merupakan manajer aset terbesar keempat di dunia. Per akhir 2021, SSGA mengelola aset hampir US$4,14 triliun. 

Direktur Utama TECH, Billy Andrian, mengatakan masuknya emiten yang bergerak di bidang teknologi pendidikan dalam radar S&P Emerging BMI (Broad Market Index) hingga kemudian dipasarkan State Street Global Advisors menunjukkan besarnya penilaian pihak asing kepada TECH. "Masuknya TECH sebagai ETF yang diperdagangkan SSGA menunjukkan TECH yang bergerak di bidang teknologi pendidikan melalui aplikasi Edufecta konsistem menggarap potensi pasar digitalisasi pendidikan di Indonesia," tuturnya, Minggu (25/9).

Menurut Billy, masuknya TECH sebagai ETF yang diperdagangkan oleh salah satu manajer aset terbesar di dunia terbilang mengejutkan karena emiten yang masuk paket saham ETF SSGA tersebut terbilang ketat dan terus menerus dipantau. Per 21 September 2022, TECH masuk paket saham ETF yang terdiri dari beragam emiten keuangan, teknologi informasi, layanan komunikasi, industri, konsumer, kesehatan, realestat, hingga energi di Indonesia.

Perusahaan yang saham pengendalinya dimiliki oleh Sean William Henley (SWH) ini merupakan salah satu anak usaha dari IndoSterling Group. TECH melalui PT Technomedia Interkom Cemerlang mengembangkan Edufecta, produk digital yang memberikan solusi digitalisasi bagi dunia pendidikan. Salah satu milestone TECH yaitu kerja sama dengan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) dalam upaya percepatan digitalisasi perguruan tinggi swasta dalam mewujudkan Program Kampus Merdeka yang dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 

CEO PT Technomedia Interkom Cemerlang (Edufecta) Ucu Komarudin menilai kontribusi yang dapat diberikan melalui Edufecta yaitu memberikan kemudahan bagi ekosistem pendidikan hendak membangun digitalisasi pembelajarannya. "Di tengah tuntutan digitalisasi dunia pendidikan, Edufecta hadir untuk membangun pipeline pendidikan untuk peningkatan kualitas academic path sekaligus menjadi solusi atas jawaban tantangan dunia bisnis yang semakin dinamis pada masa sekarang dan masa depan," ujarnya. Melanjutkan misinya, TECH melalui aplikasi Edufecta mengincar pasar pendidikan dasar dan menengah di Indonesia yang tengah didorong oleh kebijakan pemerintah untuk segera mengadopsi sistem Merdeka Belajar. (RO/OL-14)

BERITA TERKAIT