02 September 2022, 20:06 WIB

Perekrutan Karyawan Amerika Serikat Melambat Tajam pada Agustus


Mediaindonesia.com |

PARA pengusaha Amerika Serikat memperlambat laju perekrutan pada Agustus setelah lonjakan mengejutkan di bulan sebelumnya dan tingkat pengangguran naik tipis. Pemerintah melaporkan itu pada Jumat (2/9).

"Bahkan dengan laju yang melambat, kenaikan pekerjaan itu membawa di atas level prapandemi," ujar Departemen Tenaga Kerja dalam laporan bulanan yang diawasi ketat. Pekerjaan AS meningkat 315.000 pekerjaan bulan lalu, kata laporan itu, yang sejalan dengan harapan para ekonom setelah 526.000 karyawan pada Juli.

Namun tingkat pengangguran bergerak kembali ke 3,7%. Padahal bulan sebelumnya, angkanya 3,5%.

Federal Reserve memperhatikan perkembangan pasar kerja yang panas itu sambil mencari tanda-tanda pelonggaran. Soalnya, The Fed mencoba mendinginkan ekonomi dengan penaikan suku bunga yang curam untuk menekan inflasi yang telah mencapai level tertinggi 40 tahun.

Baca juga: Ini Tiga Pertimbangan Pemerintah dalam Putuskan Kebijakan BBM Subsidi

Data menunjukkan upah terus naik pada Agustus. Pendapatan per jam rata-rata naik 10 sen lagi atau 0,3% menjadi US$32,36. Selama 12 bulan terakhir, gaji pekerja telah meningkat sebesar 5,2%.

Tekanan besar yang berkelanjutan itu menjadi perhatian. INi karena The Fed khawatir hal itu dapat menyebabkan harga upah membengkak dan mendorong inflasi lebih tinggi. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT