19 August 2022, 17:23 WIB

Luhut: Minggu Depan Presiden Umumkan Penaikan Harga BBM


M. Ilham Ramadhan Avisena |

Sinyal penaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi menguat. Beban biaya subsidi tersebut saat ini dinilai terlampau besar dan memberatkan anggaran negara.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat memberikan kuliah umum di Universitas Hasanudin, Makassar, Jumat (19/8).

"Mungkin minggu depan Presiden akan mengumumkan mengenai bagaimana kenaikan harga ini. Jadi Presiden sudah mengindikasikan tidak mungkin kita pertahankan terus demikian. Karena harga BBM kita termurah se-kawasan ini, kita jauh lebih murah dan itu beban terlalu besar kepada APBN kita," ujarnya.

Luhut menyampaikan, penaikan harga BBM bersubsidi di tengah kondisi yang tak menentu bukan lah keputusan yang mudah dibuat. Pemerintah menyadari hal itu akan berdampak pada inflasi yang sekarang ini trennya menunjukkan peningkatan.

Akan tetapi, penyesuaian harga BBM bersubsidi itu dinilai perlu dilakukan agar tidak menggerogoti kemampuan fiskal negara. Apalagi di tengah tahun ini anggaran subsidi dan kompensasi energi telah melonjak hingga Rp502 triliun.

"Bagaimanapun tidak bisa kita pertahankan demikian. Karena subsidi kita kemarin Rp502 triliun, kita berharap kita bisa tekan ke bawah," ujarnya. (OL-12)

BERITA TERKAIT