15 August 2022, 20:12 WIB

Harga Minyak Melambung, Saudi Aramco Cetak Rekor Keuntungan


Mediaindonesia.com |

RAKSASA minyak Saudi Aramco pada Minggu (15/8) mengumumkan rekor keuntungan sebesar US$48,4 miliar pada kuartal kedua 2022. Ini diraihnya setelah terjadi perang Rusia di Ukraina dan lonjakan permintaan pascapandemi membuat harga minyak mentah melonjak.

Laba bersih melonjak 90% tahun ke tahun untuk produsen minyak terbesar dunia itu yang mencatat rekor kuartalan kedua berturut-turut setelah mengumumkan US$39,5 miliar untuk kuartal I. Rezeki nomplok kuartal II Aramco ialah laba disesuaikan triwulanan terbesar dari setiap perusahaan yang terdaftar di seluruh dunia, menurut Bloomberg.

Perusahaan milik negara Saudi itu memimpin daftar perusahaan minyak yang meraup jumlah yang menggiurkan setelah ExxonMobil, Chevron, Shell, TotalEnergies, dan Eni juga mengungkapkan keuntungan multimiliar dolar di kuartal II. "Sementara volatilitas pasar global dan ketidakpastian ekonomi tetap ada, peristiwa selama paruh pertama tahun ini mendukung pandangan kami bahwa investasi berkelanjutan di industri kami sangat penting," kata presiden dan CEO Aramco Amin H. Nasser.

"Bahkan, kami memperkirakan permintaan minyak akan terus tumbuh selama sisa dekade ini," tambahnya. Laba bersih naik 22,7% dari kuartal I dalam kondisi pasar yang kuat. Laba setengah tahun mencapai US$87,9 miliar atau naik dari US$47,2 miliar untuk periode yang sama 2021.

Aramco akan membayar dividen US$18,8 miliar di kuartal III atau sama seperti yang dibayarkan di kuartal II. Perusahaan, "Terus bekerja untuk meningkatkan kapasitas berkelanjutan maksimum minyak mentah dari 12 juta barel per hari menjadi 13 juta pada 2027," kata pengumuman pendapatannya.

Laba kuartalan, tertinggi sejak IPO Aramco yang memecahkan rekor pada 2019, mengalahkan perkiraan analis yang disusun perusahaan sebesar US$46,2 miliar. Saham Aramco ditutup turun 0,9% pada 40,5 riyal ($10,8) di bursa saham Saudi. Namun saham mereka naik 25% tahun ini. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT