15 August 2022, 19:18 WIB

BUMN Masuk Fortune, Bukti Transformasi Bawa Pengaruh Positif


mediaindonesia.com |

FORTUNE  Indonesia Indonesia 100 memasukan 20 BUMN sebagai perusahaan yang membukukan pendapatan terbesar di Indonesia untuk satu tahun fiskal.

Bahkan Pertamina masuk ke dalam Fortune Global 500 sebagai perusahaan yang memiliki pendapatan terbesar untuk satu tahun fiskal.

Dosen Ekonomi Politik Internasional, Departemen Ilmu Hubungan Internasional Universitas Gajah Mada (UGM) Poppy Sulistyaning Winanti menilai masuknya perusahaan milik negara di Fortune Indonesia 100 maupun Fortune Global 500 membuktikan pengakuan dan apresiasi kinerja BUMN.

Kinerja yang baik ini menjadi bukti keberhasilan transformasi BUMN yang tengah dijalankan oleh Menteri Erick Thohir. 

"Dengan masuknya BUMN di Fortune Indonesia 100 maupun Fortune Global 500 tak dipungkiri karena keberhasilan dalam menjalankan transformasi BUMN yang tengah dilakukan oleh Menteri Erick," kata Poppy dalam keterangan pers, Senin (15/8).

"Seperti penerapan Good Corporate Governance (GCG) di perusahaan BUMN. Masuknya BUMN di Fortune Indonesia 100 dan Fortune Global 500 membuktikan transfiormasi BUMN yang dilakukan Menteri Erick berjalan sesuai rencana dan mendapatkan apresiasi dari lembaga internasional," ujar Poppy.

Perusahaan yang masuk ke dalam Fortune Global 500 dan Fortune Indonesia 100, harus melalui tahapan assessment yang sangat ketat. Sehingga hasil yang dikeluarkan Fortune menurut Poppy memiliki objektivitas yang sangat tinggi dalam menilai kinerja suatu perusahaan.

"Terlepas dari berbagai keterbatasan, kendala dan persoalan yang saat ini dihadapi perusahaan BUMN, namun dengan masuknya BUMN ke Fortune Indonesia 100 dan Fortune Global 500 membuktikan kinerja BUMN ada peningkatan yang signifikan," terang Poppy.  

Lanjut Poppy, masuknya beberapa perusahaan BUMN di Fortune Indonesia 100 dan Fortune Global 500 harus menjadi motivasi bagi BUMN yang lain untuk dapat masuk ke jajaran perusahaan yang memiliki pendapatan yang besar.

Poppy juga berharap masuknya BUMN dalam Fortune Indonesia 100 juga diharapkan mampu memotivasi BUMN lainnya untuk meningkatkan GCG dan pendapatannya. 

Baca juga: Erick Copot Direktur Human Capital Garuda, Ini Susunan Direksi Terbaru

"Kita akui saat ini BUMN memiliki 2 kewajiban. Memiliki kinerja keuangan yang baik agar mampu memberikan dividen atau keuntungan bagi Negara dan juga memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menjaga dua fungsi BUMN itulah yang menjadi  tantangan BUMN," kata Poppy.

Agar BUMN lainnnya dapat masuk ke dalam Fortune 100 yang memiliki kinerja keuangan yang cukup baik dan bisa dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat, menurut Poppy, mau tak mau mereka BUMN harus terus menjalankan transformasi BUMN, melakukan efisiensi dan melakukan GCG yang baik.

"Perusahaan BUMN akan sulit untuk masuk ke dalam Fortune Indonesia 100 atau Fortune Global jika mereka tak melalukan efisiensi dan melakukan GCG," katanya.

"BUMN yang lainnya perlu didorong untuk segera menerapkan transformasi BUMN, melakukan efisiensi dan melakukan GCG. Memang untuk menjalankan transformasi BUMN tidaklah mudah," ucapnya.

"Namun BUMN harus melakukan itu. Karena BUMN memiliki tantangan tersendiri yang tak dimiliki oleh perusahaan swasta seperti memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujar Poppy. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT