15 August 2022, 18:39 WIB

Dukung Green Industry, PT KSI Siapkan Proyek Krakatau Urban Valley Berkonsep Ramah Lingkungan


Mediaindonesia.com |

KONSEP industri yang ramah lingkungan merupakan sesuatu yang sudah harus diterapkan. Karena itu, PT Krakatau Sarana Infrastruktur (KSI) menyiapkan proyek Krakatau Urban Valley yang mengusung konsep green and smart city di Cilegon, Banten.

Ditektur Utama PT Krakatau Sarana Infrastruktur Agus Nizar Vidiansyah mengatakan, proyek Krakatau Urban Valley itu akan dilakukan di lahan seluas 270 hektare yang selama ini dikelola oleh PT Krakatau Sarana Infrastruktur.

Hal itu diungkapkan Agus Nizar Vidiansyah, atau yang akrab dipanggil Vidi, saat menjadi tamu dalam podcast Sofa Panas yang ditayangkan pada Senin, (15/8). Podcast ini merupakan produksi PT Krakatau Sarana Properti, anak perusahaan dari PT Krakatau Sarana Infrastruktur. Tayang di Youtube PT KSP dua minggu sekali, podcast Sofa Panas dipandu dua host kondang, Ary Soedarsono dan Chef Haryo Prabu.

Kata Vidi, proyek Krakatau Urban Valley sudah bisa dilaksanakan dalam 1-2 tahun ke depan. 

“Kalau pembangunan yang green dan ramah lingkungan itu mestinya sudah bukan lagi menjadi visi tapi itu sudah menjadi hal yang harus dilakukan. Gerakan green industry itu memang seharusnya sudah dilakukan sejak 10 tahun lalu,” kata Vidi.

Vidi menjelaskan, PT KSI mempunyai lahan seluas 3.200 hektare di Cilegon, dan sekitar 270 hektare untuk wilayah perumahan. Selama ini, proyek perumahan hanya untuk rumah dinas karyawan Krakatau Steel.

Baca juga : Kebutuhan Hunian Naik, Nobu Bank Tangkap Peluang KPR

“Kalau cuma untuk rumah dinas terlalu gede. Karena sekarang ini rumah dinas karyawan BUMN cukup yang compact. Oleh karena itu, lahan 270 hektare ini nantinya akan dijadikan wilayah residensial dan komersial. Kami menjalin kerja sama dengan perusahaan dari Singapura dalam pembuatan masterplan,”
jelas Vidi.

Menurut Vidi, dari luas lahan 270 hektare, hanya sekitar 51 persen yang akan dibangun untuk residensial dan bangunan komersial. Sisanya, kata Vidi, untuk daerah hijau dan fasilitas publik.

Konsep green and smart city dari Krakatau Urban Valley ini juga sudah dipresentasikan kepada Pemkot Cilegon. Kata dia, Pemkot Cilegon sangat senang ketika melihat video animasi dari proyek Krakatau Urban Valley.

Dengan adanya Krakatau Urban Valley, Vidi berharap Cilegon tidak hanya menjadi kota yang sekadar dilalui tetapi menjadi kota yang disinggahi. Dengan demikian, Cilegon yang merupakan gerbang Pulau Jawa tidak hanya dipandang sebagai kota transit.

Vidi menambahkan, sebagai anak perusahaan dari PT Krakatau Steel, PT Krakatau Sarana Infrastruktur sudah memberikan keuntungan kepada induk perusahaan. Pada 2021, keuntungan PT Krakatau Sarana Infrastruktur sebelum pajak (EBITDA) mencapai 80 juta dolar Amerika.

Tahun ini, lanjut Vidi, PT Krakatau Sarana Infrastruktur optimistis bisa mencapai target profit sebelum pajak sebesar 100 juta dolar Amerika. Apabila melihat profit hingga Mei 2022, Vidi sangat yakin target tersebut bisa terpenuhi. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT