14 August 2022, 10:15 WIB

TNI AD Tingkatkan Ketahanan Pangan Bersama Kepala BPIP 


mediaindonesia.com |

SEBAGAI upaya mengatasi krisis pangan dan menjaga ketahanan pangan, TNI Angkatan Darat menanam jagung di lahan milik PTPN seluas 1.140 hektare di Kampung Cibinong, Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. 

Hari ini, jagung yang ditanam telah dipanen, panen jagung dilakukan langsung oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, bersama warga setempat, Jumat (12/8). 

"Sesuai dengan perintah saya, tentunya dilatar belakangi perintah Presiden Republik Indonesia, bahwa dampak Covid-19 berdampak pada ekonomi, pesan dari beliau membantu pemerintah dalam rangka mensejahterakan masyarakat. 

Untuk mengantisipasi krisi pangan, maka saya menanfaatkan lahan ini untuk menanam jagung, gandum, padi dan sebagainya," ujar Dudung usai panen jagung. 

Dudung mengatakan, hasil panen jagung itu akan diberikan kepada masyarakat setelah dipotong biaya operasional. 

Baca juga: Calon Paskibraka 2022 Terus Digembleng dengan Asuhan BPIP

"Hasil ini akan diberikan kepada masyarakat setelah dipotong biaya operasional 30%. Khususnya di Ciemas ini diperkirakan kalau 30 juta per ton, ini nanti kalau 1 hektare itu 20 juta, ini di lahan ini diperkirakan akan terjadi perputaran uang sebesar 30 miliar, sehingga masyatakat-masyarakat yang ada di desa ini akan sejahtera," terangnya. 

Tak hanya itu, TNI Angkatan Darat juga mencanangkan TNI Manunggal Air dengan menggunakan pompa hidram yang dapat dipakai oleh masyarakat. 

"Begitu juga ada pencanangan air bersih menggunakan pompa hidram dan ini tersebar di seluruh Indonesia, yang sudah kita tanam (pompa hidram) 600 lebih, sehingga masyarakat yang tadinya harus menanggung air dari jauh, saat ini sudah sampai di rumah," jelas Dudung. 

Dudung menjelaskan, selain membantu ketersediaan air bersih, program TNI Manunggal Air juga membantu pada sektor pertanian. 

"Air ini merupakan kebutuhan utama, tentunya dengan air mengalir berdampak kepada pertanian, sehingga tumbuh perekonomian di masing-masing masyarakat," ucap Dudung. 

Sementara itu, Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof. Drs. KH Yudian Wahyudi MA PhD mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Kasad dalam membantu pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan. Hal ini merupakan salah satu wujud pembumian nilai-nilai Pancasila yang dirasakan oleh masyarakat. 

"Langkah yang dilakukan oleh KASAD sudah sangat tepat dan kampung Pancasila yang ada disetiap kota nantinya akan diwujudkan agar pembumian Pancasila bisa dirasakan masyarakat secara menyeluruh." Tegasnya. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT