11 August 2022, 14:00 WIB

Penjualan Podomoro Tenjo Tembus 4.100 Unit


Gana Buana |

KOTA Podomoro Tenjo yang dikembangkan PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) terjual hingga 4.100 unit. Padahal, proyek ini diluncurkannsaat pandemi memuncak pada 2020 lalux 

Marketing Director Agung Podomoro Land, Agung Wirajaya mengatakan, proyek Kota Podomoro Tenjo yang merupakan kota mandiri terintegrasi seluas 650 hektare ini tetap diminati oleh konsumen di masa pandemi covid-19. Pihaknya akan memastikan pihaknya akan memberikan inisiasi dan inovasi terbaru untuk ikut mengedepankan kebangkitan ekonomi nasional khususnya lewat sektor properti.

"Tantangan dan beragam krisis yang pernah dihadapi mendorong Agung Podomoro untuk terus mengambil inisiatif untuk berinovasi," kata Agung dalam keterangan resminya, Kamis (11/8).

Agung mengatakan, perjalanan panjang dan rekam jejak yang ditempuh Agung Podomoro Land telah lebih dari setengah abad. Hal ini mendorong perseroan dapat kokoh menghadapi berbagai tantangan pasar nasional maupun krisis global.

“Agung Podomoro semakin kuat dan memposisikan Perusahaan sebagai Pengembang Properti terdepan dan pemimpin pasar di industri properti tanah air dengan terus berkontribusi terhadap ekonomi nasional," ujarnya.

Baca juga: Dokter Boyke: Masalah Kesehatan Berdampak pada Keharmonisan Pasutri

 Industri properti dinilai memiliki daya tahan tinggi dalam menahan berbagai guncangan ekonomi. Hal ini terbukti dengan rata-rata pertumbuhan penjualan rumah yang masih ada di tren positif sejak kuartal II tahun 2020 lalu sampai saat ini.

“Agung Podomoro mendukung kebangkitan dan pertumbuhan industri properti sehingga sukses menjadi salah satu booster pemulihan ekonomi nasional,” kata dia.

Menurut dia, multiplier effect yang timbul dari industri properti ini cukup besar. Pasalnya, industri ini akan mendorong 174 subsektor di industri lain yang juga dapat menyerap 19 juta tenaga kerja.

"Dengan jam terbang dan kerja keras kami di Agung Podomoro, kami yakin, kehadiran properti-properti unggulan kami memiliki kontribusi besar untuk menjaga pertumbuhan ekonomi," tegas Agung.

Adapun, proyek Kota Podomoro Tenjo dibangun untuk menjadi satelit dan kota mandiri. Beberapa produk ruko premium yang ditawarkan yaitu Afara Business Park dan ruko Kayu Manis Business Square. Setelah sukses menjual unit di kota mandiri besutannya, Agung Podomoro melihat antusiasme yang masih tinggi dan berupaya menghadirkan proyek terbarunya. Beberapa mahakarya yang tengah dikembangkan saat ini yaitu Bukit Podomoro Jakarta.

Di sisi lain, pihaknya juga terus menyempurnakan sejumlah portofolio proyeknya seperti Podomoro Golf view, Podomoro Park Bandung, Kota Kertabumi dan lainnya. (R-3)

BERITA TERKAIT