11 August 2022, 16:40 WIB

Presiden: Menjaga Pasokan Pangan Sebuah Kewajiban


Andhika Prasetyo |

PRESIDEN Joko Widodo menegaskan bahwa menjaga pasokan produk-produk pertanian adalah langkah yang wajib dilakukan demi menghindarkan Indonesia dari krisis pangan.

Penegasan tersebut disampaikan kepala negara saat meninjau dan menanam kelapa genjah bersama para petani di Dukuh Samin, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (11/8).

"Kita harus hati-hati dan harus waspada terhadap yang namanya krisis pangan, jangan sampai terjadi di negara kita Indonesia. Oleh sebab itu, menjaga pasokan pangan wajib," ujar Jokowi.

Selain menjaga pasokan, ia juga menegaskan pentingnya mengawal proses distribusi agar tidak terjadi ketimpangan stok antardaerah. Jika hal tersebut tidak diperhatikan, masalah disparitas harga akan terjadi.

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga mendorong para petani untuk mulai menanam komoditas pangan yang bisa menjadi substitusi bahan pangan impor.

Baca juga: Tingkatkan Pendapatan Masyarakat, Presiden Jokowi Resmi Luncurkan Program Kelapa Genjah 1 Juta Batang

"Misalnya, urusan gandum, ini gandum di kita ini bisa dicampur dengan cassava, dicampur misalnya sorgum, dicampur dengan sagu. Saya kira ini akan sangat mengurangi impor kita," ucap mantan wali kota Solo itu.

Terakhir, Presiden pun menegaskan pentingnya menjaga nilai inflasi bahan pangan agar tetap stabil sehingga tidak menurunkan daya beli masyarakat.

"Menjaga inflasi bahan makanan, bahan pangan, harus dijaga sehingga kenaikan harganya tidak memberatkan daya beli masyarakat," tandasnya.

Turut hadir mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam kegiatan tersebut yaitu Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Bupati Sukoharjo Etik Suryani.(OL-4)

BERITA TERKAIT