10 August 2022, 10:23 WIB

PLN Pasok Listrik ke Tambang Emas di Gorontalo


Insi Nantika Jelita |

PT PLN (Persero) siap memasok listrik sebesar 35 megavolt ampere (MVA) untuk mendukung operasional tambang emas milik PT Gorontalo Sejahtera Mining.

Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara PLN Adi Priyanto menegaskan PLN akan menyediakan dan mengelola infrastruktur ketenagalistrikan untuk mendorong industri pertambangan nasional.

Adapun untuk memenuhi kebutuhan daya PT Gorontalo Sejahtera Mining, PLN akan memasok listrik melalui jaringan dengan tegangan listrik 150 kV.

“Kami berharap layanan PLN dapat meningkatkan kepercayaan investor untuk mendukung potensi pengembangan industri di daerah Gorontalo dan sekitarnya," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (10/8).

Komitmen penyediaan kebutuhan listrik PT GSM dituangkan dalam Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik, Senin (8/8). Lebih lanjut, Adi menjelaskan MoU tersebut merupakan bentuk kepercayaan dari pelanggan terkait urusan listrik kepada PLN.

“Kami pastikan pasokan untuk Gorontalo secara umum aman. Untuk itu pengusaha dan masyarakat tidak perlu khawatir kekurangan daya listrik,” kata Adi.

Baca juga: ESDM: 71 Perusahaan belum Penuhi Kewajiban DMO ke PLN

Ia menambahkan pada 2023 - 2024, PLN bersiap menyambungkan sistem kelistrikan Sulawesi Utara, Tengah dan Gorontalo dengan Sistem Kelistrikan Sulawesi Selatan. Dengan begitu, akan berdampak pada kemampuan sistem kelistrikan yang sangat andal.

Untuk pasokan daya kelistrikan di Sulawesi Utara, khususnya Gorontalo, saat ini adalah 627,32 megawatt (MW). Beban puncaknya ada di angka 425,11 MW dan cadangan daya 202,21 MW. Sehingga PLN merasa sangat siap melayani kebutuhan pelanggan industri dan masyarakat umum.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Gorontalo Sejahtera Mining Boyke P Abidin menjelaskan hadirnya alternatif energi dari PLN tidak hanya menunjang kebutuhan operasional tambang, tetapi juga memastikan listrik yang digunakan berasal dari sumber energi yang baik.

“Ini adalah MOU kedua yang saya tandatangani setelah sebelumnya untuk tambang emas di Banyuwangi yang dikelola PT Bumi Suksesindo (BSI),” ungkapnya.

Diharapkan, hadirnya pasokan listrik PLN dapat mendukung eksplorasi dan eksploitasi tambang emas yang berlokasi Kabupaten Pohuwatu, Provinsi Gorontalo.

Boyke menambahkan, pengembangan tambang emas ini sudah disiapkan dalam 10 tahun terakhir dengan masa konsesi hingga 20 tahun ke depan.

“Ini proyek yang cukup besar. Kalau kami jadi pelanggan PLN, tentunya kami akan menjadi pelanggan yang setia,” tegasnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT