05 August 2022, 19:00 WIB

Hotel Sahid Jaya Catatkan Peningkatan Pendapatan Sebesar 24,8%


Gana Buana |

PENGELOLA jasa perhotelan, PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID) perlahan mulai menunjukkan peningkatan kinerja setelah sempat tertekan akibat pandemi covid-19. Tingkat hunian makin membaik sehingga perseroan mencatatan kenaikan pendapatan sebesar 24,8% pada tahun 2021 atau sebesar Rp69,42 Miliar dari total pendapatan tahun 2020 sebesar Rp55,62 Miliar.

Direktur Utama Hotel Sahid Jaya, Hariyadi Sukamdani menjelaskan di awal pandemi perseroan mengalami occupancy rate terendah selama 4 dekade beroperasi akibat pembatalan massal pemesanan kamar dan tempat acara, yaitu sebesar 30,52%.

“Namun, kini tingkat hunian mulai membaik seiring pulihnya aktivitas masyarakat,” ujar Hariyadi dalam acara paparan publik virtual, Jumat (5/8).

Pada 2021, tingkat hunian Hunian naik menjadi 34% seiring kenaikan pendapatan sebesar 24,8% menjadi Rp69,42 miliar, dari Rp58,5 miliar pada 2020. Pendapatan tersebut dikontribusi oleh penjualan kamar serta makanan dan minuman. Di sisi lain, laba kotor SHID turun 6,41% senilai Rp46,51 miliar dibandingkan Rp49,7 miliar pada tahun sebelumnya. Tarif kamar rata-rata naik 0,03%, namun tingkat hunian atau occupancy rate relatif stabil dengan kenaikan 11,4%.

Baca juga: Demi Kesehatan, Laki-laki pun Harus Rajin Merawat Kulit

Hariyadi menambahkan, tingkat hunian Hotel Sahid Jaya saat ini sekitar 50% hingga 60%, dan diharapkan solid di posisi 60% hingga akhir 2022. Untuk meningkatkan kinerja, Hotel Sahid Jaya menerapkan strategi utama dan memanfaatkan peluang, yakni meluncurkan serangkaian inisiatif produk dan layanan baru, serta menerapkan harga yang kompetitif.

Adapun, beberapa hal yang dilakukan oleh Hotel Sahid Jaya antara lain memperluas variasi produk dan jasa, peningkatan layanan perhotelan low contact, renovasi aset dan pembaruan properti, serta transisi ke energi rendah emisi.

“Kami optimistis di tahun 2022 Hotel Sahid Jaya akan mampu mengembalikan posisi pendapatan operasional yang lebih positif,” tutupnya. (R-3)

BERITA TERKAIT