01 August 2022, 13:10 WIB

Hotel Grand Inna Bali Tutup, 245 Karyawan Terima Opsi PHK Sisanya Belum


Insi Nantika Jelita |

BADAN Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang pelayanan jasa perhotelan, PT Hotel Indonesia Natour (Persero) mengungkapkan, hotel Grand Inna Bali Beach berhenti beroperasi hingga dua tahun ke depan. Alasannya, kawasan Grand Inna akan akan dikembangkan menjadi pusat kesehatan Indonesia.

Lalu, bagaimana dengan nasib pekerja di tempat tersebut? Corporate Secretary PT Hotel Indonesia Natour Novianty menjelaskan perusahaan menawarkan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada karyawan dengan kompensasi.

"Yang mana nantinya kalau revitalisasi selesai, eks karyawan tersebut bisa kembali lagi mendaftar untuk bekerja di kawasan ini," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (1/8).

Novianty mengatakan, dua pertiga karyawan Grand Inna Bali Beach setuju dengan program yang ditawarkan perusahaan, yakni sebanyak 245 karyawan hotel di sana mengikuti program PHK tersebut.

Perusahaan BUMN itu bakal memberikan pembayaran upah berkelipatan delapan, enam, dan empat bulan dari upah pokok serta memberikan pelatihan kewirausahaan yang dapat membantu karyawan apabila ingin mengembangkan kegiatan usaha.

Pogram pelatihan tersebut diberikan perusahaan disamping hak yang diterima karyawan sesuai ketentuan perundang-undangan.

"Ini sebagai upaya membantu karyawan untuk kemungkinan meniti karir di tempat lain, perusahaan juga memberikan surat referensi (kerja) bagi mereka yang memerlukan," ucapnya.

Berkaitan dengan masih adanya 136 karyawan yang belum menyampaikan kesepakatan per Sabtu, (30/7), PT Hotel Indonesia Natour mengaku akan berdiskusi kembali bersama Dinas Tenaga Kerja Migrasi dan Kependudukan Provinsi Bali dan akan dilanjutkan dengan pertemuan bipartit untuk tercapainya kesepakatan. (OL-13)

Baca Juga: IHSG Diprediksi Melemah Pada Hari ini

BERITA TERKAIT