07 July 2022, 20:42 WIB

Halal Award, LPPOM MUI Ganjar 17 Perusahaan Patuh Sistem Jaminan Produk Halal


Dede Susianti |

LEMBAGA Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) menggelar Halal Award 2022 di IPB International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Kamis (7/7).

President Director of LPPOM MUI Muti Arintawati menjelaskan, acara itu merupakan bentuk apresiasi LPPOM MUI kepada seluruh perusahaan bersertifikat halal yang menjadi klien LPPOM MUI. Mereka dianggap telah mengimplementasikan Sistem Jaminan Halal (SJH) atau yang saat ini dikenal dengan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) dengan sangat baik.

"Sejak 2011, setiap tahun kami lakukan Halal Award, kami berikan kepada perusahaan perusahaan mitra LPPOM MUI yang sudah melaksanakan, mengimplementasikan jaminan produk halal yang sangat baik dan konsisten,"ungkapnya saat konperensi pers usai penganugerahan.

Untuk tahun ini model yang baru yaitu favorite halal brand, dimana pihaknya juga melibatkan dari masyarakat luas melalui sosial media LPPOM MUI.

"Jadi masyarakat luas saat itu dipersilahkan untuk bisa ikut memilih favorite halal, brand mana pilihan mereka," jelasnya

LPPOM MUI berharap penghargaan itu menjadi motivasi perusahaan-perusahaan untuk bisa terus menjalankan jaminan produk halal dengan baik.

Selain itu, Muti menyebut kegiatan itu juga merupakan bentuk tanggungjawab terhadap konsumen muslim, sehingga produk halal itu tidak sekadar selembar kertas yang sekedar memenuhi regulasi tapi lebih dalam lagi bentuk pertanggungjawaban kepada konsumen muslim.

"Di sini, tentunya harapan kita akan memberikan dampak yang positif, nilai tambah yang bagus pada perusahaan-perusahaan tersebut. Bisa memberikan jaminan. Tentu akan mendapatkan kepercayaan masayarakat,"ungkapnya.

Di sisi lain, Ketua MUI Bidang Ekonomi Syariah dan Halal, Sholahuddin Al Aiyub, menekankan, kesadaran industri merupakan pilar penting pada permasalahan halal yang akan meondorong pemenuhan akan kebutuhan halal. Tentu hal ini akan menambah berkah yang berarti Az-ziyadah fil Khairah.

Baca juga : Tokoplas Hadirkan Solusi dan Kemudahan Pelaku Industri Plastik

“Acara ini memotivasi kepatuhan perusahaan pada nilai halal, terutama pada aspek sertifikasinya. Dengan menerapkan prinsip halal, maka akan menambah kebaikan dan industri pun terus berkembang, karena merupakan bagian dari keberkahan,” kata Aiyub.

Sementara itu, Ketua Indonesia Halal Lifestyle Center Sapta Nirwandar, menjelaskan bahwa award merupakan brand value yang memiliki efek terhadap sales dan promotions juga terhadap peningkatan motivasi karyawan terlebih diberikan oleh lembaga yang credible.

Tahun ini, LPPOM MUI mengeluarkan tiga kategori nominasi yaitu Best of HAS Implementation dengan kriteria penilaian didasarkan pada konsistensi impelementasi SJH dan dan kecepatan waktu penyelesaian proses sertifikasi halal.

Kategori kedua yaitu Best of New Comer Halal Certified Company dengan kriteria penilaian didasarkan pada kualitas impelementasi SJH dan kecepatan waktu penyelesaian proses sertifikasi halal.

Kemudian yang ketiga adalah kategori Favorite Halal Brand dengan kriteria penilaian didasarkan pada kualitas impelementasi SJH dan hasil voting pengguna media promosi LPPOM MUI.

Dari sekian banyak perusahaan yang hari itu mendapat apresiasi atau penghargaan totalnya sebanyak 17 perusahaan.

Tak sekadar penganugerahan, acara ini juga dilengkapi dengan webinar singkat bertema “Produk Indonesia untuk Pasar Global”. Hal ini guna memperkuat awareness pelaku usaha akan pentingnya label halal untuk masuk ke kancah global.

Hadir sebagai narasumber Direktur Sistem dan Harmonisasi Akreditasi Badan Stndardisasi Nasional, Sugeng Raharjo, Kamar Dagang dan Industri Indonesia Komite Timur Tengah & OKI, Dharma Djojonegoro serta Halalpartnership & Audit Services Director of LPPOM MUI, Muslich. (OL-7)

BERITA TERKAIT