06 July 2022, 22:54 WIB

Tahun Depan, Indonesia Larang Ekspor Timah


Insi Nantika Jelita |

SETELAH nikel, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan, pemerintah Indonesia berencana melarang ekspor timah pada tahun depan.

Larangan ekspor barang mentah tersebut guna memberi nilai tambah pada produk timah domestik dan sebagai upaya membangun industri hilirsasi di Tanah Air.

"Tahun ini kita akan menyetop bauksit, melarang ekspor bauksit mentah. Tahun depan kita akan melarang ekspor timah," kata Bahlil usai acara pertemuan kedua Trade, Investment, and Industry Working Group (TIIWG)/The Second TIIWG Meeting di Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (6/7).

Bahlil menambahkan, Indonesia merupakan penghasil atau produsen timah terbesar kedua dunia setelah Tiongkok. Namun, untuk ekspor timah terbesar di dunia dipegang Indonesia.

Dalam catatan Kementerian ESDM, cadangan timah nasional mencapai 800 ribu ton atau 17% dari total cadangan timah dunia sebesar 4.741.000 Ton.

Timah Indonesia menjadi buruan asing karena hasil produknya digunakan untuk melapisi baja dan diperlukan untuk industri otomotif. Sehingga, upaya pelarangan ekspor timah diniscaya mempercepat pembangunan industri hilirisasi dalam negeri.

"Kita baru melakukan hilirisasi tidak lebih dari 5%. Dengan kita membangun hilirisasi, lingkungan itu bisa kita jaga, kalau tidak penambangan liar terus terjadi," pungkasnya. (OL-8)

BERITA TERKAIT