06 July 2022, 12:48 WIB

Menkeu: Ketahanan Pangan RI dalam Tiga Tahun Terakhir Masih Aman 


Despian Nurhidayat |

MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa ketahanan pangan Indonesia dalam tiga tahun terakhir dalam kondisi aman. Termasuk, di tengah keterbatasan pasokan dan tingginya harga pangan global.

“Berbagai negara sudah mengalami kenaikan harga pangan yang signifikan. Indonesia alhamdulillah dalam tiga tahun terakhir, bisa memenuhi kebutuhan,” ungkap Ani, sapaan akrabnya, dalam Road to G20 Securitization Summit 2022, Rabu (6/7).

Lebih lanjut, Bendahara Negara mengatakan ketahanan pangan Indonesia aman dari sisi produksi beras dan komoditas pangan lainnya. Baik untuk kebutuhan dalam negeri maupun kegiatan ekspor.

Baca juga: Singapura Setujui Indonesia Pasok Ayam dan Produknya

Ani menegaskan pemerintah terus berupaya membangun ketahanan pangan. Khususnya, di tengah situasi geopolitik yang menimbulkan kerawanan ketahanan pangan.

Diketahui, ketahanan pangan menjadi isu yang mengemuka dalam Presidensi G20 Indonesia. Mengingat, inflasi dunia tengah meningkat di tengah konflik antara Rusia dan Ukraina, yang berdampak pada rantai pasokan makanan dan pupuk.

Baca juga: Lewat Diversifikasi Produk Perikanan, KKP Harap AKI Meningkat

Untuk kinerja inflasi Indonesia per Juni 2022 mencapai 0,61% (mtm), yang meningkat dibanding bulan sebelumnya, yakni 0,4%. Secara tahunan, tingkat inflasi pada Juni melonjak 4,35%. Itu merupakan level tertinggi sejak Juni 2017, atau dalam lima tahun terakhir.

Oleh sebab itu, Ani menekankan bahwa pemerintah tidak akan terlena dengan pasokan pangan dalam negeri yang aman. Sebab, risiko inflasi global tetap mengintai.

“Tantangan dari inflasi dari pangan harus kita waspadai,” pungkasnya.(OL-11)

BERITA TERKAIT