05 July 2022, 15:37 WIB

Harga Minyak Goreng di Papua belum Rp14 ribu, Mendag: Kita akan Coba!


Sumantri (MGN), Narendra Wisnu Karisma (SB) |

DALAM waktu dekat, pemerintah berencana mendistribusikan minyak goreng curah dalam bentuk kemasan ke wilayah timur Indonesia untuk menekan biaya sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyebut pemerintah berkomitmen penuh untuk segera menyelesaikan masalah distribusi minyak goreng di Sulawesi dan Papua demi mewujudkan keadilan harga pangan di masyarakat.

Baca juga: Kaspersky: 18 Persen Karyawan Tertipu Surel Phishing 

"Kita akan coba nanti minyak goreng Rp14 ribu dikemas dalam kemasan sederhana sehingga tangkapan jauh di Sulawesi, Papua, Maluku bisa lebih murah yang dari sekarang rata-rata di angka Rp20 ribu per liter," tutur Zulkifli usai memantau harga minyak goreng curah  di Pasar Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (5/7/2022).

Ketua Umum PAN itu menerangkan besarnya biaya pengiriman logistik ke wilayah Indonesia Timur sebagai penyebab utama harga minyak goreng curah di Sulawesi dan Papua masih tinggi.

"Memang harus diakui kita ada masalah logistik ke Papua dan Maluku. Ongkosnya kirim satu galon yang isinya 1 ton ongkosnya mahal," ungkap Zulkifli.

Mengutip data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) per 5 Juli ini, harga minyak goreng curah di wilayah Indonesia timur, seperti Maluku Utara mencapai Rp24.750/kg, di Gorontalo Rp21.650/kg, dan Papua Rp 21.750/kg. 

Baca juga: DPR Minta Polri Usut Tuntas dugaan Penyelewengan Dana Umat di ACT

Dalam kesempatan yang sama, Zulkifli menyebut pendistribusian minyak goreng curah rakyat di Pasar Ciracas, Jakarta Timur masih aman. Sejumlah pedagang sudah menjual minyak goreng curah rakyat dengan harga Rp14 ribu per liter dan penjualannya menggunakan aplikasi pedulilindungi. (Ren/A-3)

BERITA TERKAIT