01 July 2022, 20:10 WIB

Dorong Pelaku UMKM untuk Jangkau Konsumen Lebih Luas


Mediaindonesia.com |

LAYANAN pembayaran digital yang berkomitmen mendorong akses digitalisasi finansial bagi pelaku bisnis dan konsumen di  Indonesia,  ShopeePay resmi meningkatkan limit saldo pengguna menjadi lebih besar. Upaya itu sejalan dengan ketentuan Bank Indonesia terkait jumlah limit saldo pada uang elektronik dan menjadi langkah ShopeePay untuk terus menghadirkan kemudahan dan keuntungan bertransaksi secara digital bagi masyarakat dan khususnya pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). 

Hal ini pun sejalan dengan komitmen #ShopeeAdaUntukUMKM yang menyediakan berbagai solusi dan dukungan bagi UMKM lokal agar bisa berkembang dan berdaya melalui teknologi. Limit saldo lebih besar ini dapat digunakan untuk bertransaksi segala kebutuhan oleh pengguna ShopeePay Plus. 

“Di ShopeePay, kami terus meningkatkan layanan dan menghadirkan solusi terbaik untuk membantu pemilik bisnis dan masyarakat agar bisa mendapatkan manfaat penuh dari ekonomi digital. Kenaikan limit tersebut juga tentunya melengkapi fitur Transfer ke Bank yang dapat digunakan pemilik bisnis untuk memberikan pengalaman transaksi yang aman, mudah dan memuaskan bagi pelanggan," ujar  Head of Strategic Merchant Acquisition ShopeePay, Eka Nilam Dari.

Dalam dua tahun terakhir, pelaku usaha pada sektor UMKM hingga pemilik usaha rumahan dihadapkan pada banyak tantangan dalam mempertahankan eksistensi bisnis mereka. Namun, teknologi terbukti mampu mendongkrak kehadiran bisnis secara digital, khususnya selama pandemi covid-19, sehingga perlahan mereka dapat bangkit. 

Adopsi teknologi digital memang dibutuhkan, sejalan dengan semakin meningkatnya transaksi digital pada masyarakat. Bank Indonesia mencatat, nilai transaksi uang elektronik pada April 2022 tumbuh 50,3% year on year (yoy) mencapai Rp34,3 triliun. 

Teknologi digital perluas jangkauan UMKM
Berbagai upaya telah dilakukan ShopeePay untuk turut berpartisipasi mendukung UMKM bertahan di masa sulit. Dengan limit saldo pengguna yang lebih besar, ShopeePay percaya para pelaku UMKM bisa memanfaatkan layanan ShopeePay untuk segala transaksi secara lebih efisien, termasuk dalam hal pengelolaan dana operasional. 

Selain sudah terhubung dengan QRIS, pengguna ShopeePay juga bisa melakukan transfer tanpa biaya admin dan tanpa kuota transfer harian. Selain gratis biaya admin, seluruh pengguna fitur Transfer ShopeePay juga berkesempatan untuk mendapatkan total bonus Rp7 miliar hingga 10 Juli nanti dan berbagai promo spesial lainnya.

Manfaat berbagai fitur dan layanan ShopeePay turut dirasakan Irma Utari, Founder Yeobo Topokki, sebuah bisnis kuliner street food Korea gerobakan yang sejak pandemi juga fokus pada penjualan produk dalam bentuk beku. “Sebagai usaha yang juga memanfaatkan jalur penjualan melalui media sosial, kami harus selalu aktif melihat preferensi konsumen terhadap produk yang diminati dan cara bertransaksi. Sebagai merchant, kami merasakan kemudahan menggunakan ShopeePay untuk semua transaksi, termasuk menerima dana masuk hingga memutar dananya untuk pembayaran berbagai vendor. Kini, dengan limit saldo ShopeePay yang lebih besar, kami pun optimis bahwa masyarakat akan merasa lebih leluasa ketika berbelanja dan akan membantu meningkatkan jumlah transaksi kami.”

Manfaat lain juga turut dirasakan Rani Nurani, yang merupakan Mitra Shopee dan Pemilik Toko Berkah yang menjual alat tulis kantor di daerah Mampang, Jakarta Selatan. Rani menyebutkan jika dirinya sangat terbantu dengan layanan ShopeePay yang terhubung langsung ke aplikasi Mitra Shopeenya. 

“Berjualan produk digital menggunakan Mitra Shopee sembari menjalankan usaha toko alat tulis kantor adalah keputusan yang tepat. Saya senang karena uang dari penjualan yang masuk ke akun ShopeePay bisa saya putar kembali untuk berbelanja stok toko. Selain itu, dengan semakin banyaknya distributor yang sudah bisa menerima pembayaran tanpa uang tunai, transfer bisa dilakukan secara praktis dan langsung sampai dari ShopeePay tanpa dikenakan biaya admin. Dengan limit saldo yang semakin besar, hal ini mempermudah operasional bisnis saya karena tidak perlu mengambil uang tunai dan lebih menguntungkan tanpa perlu keluar biaya admin,” ujarnya. (RO/A-1)

BERITA TERKAIT