30 June 2022, 11:04 WIB

Kiat Memanfaatkan Media Digital agar Bisnis Lebih Dikenal


Mediaindonesia.com |

Individu yang cakap digital dinilai mampu mengetahui, memahami dan menggunakan lanskap digital, mesin pencarian informasi, aplikasi percakapan, media sosial, serta aplikasi dompet digital, lokapasar dan melakukan transaksi digital.

Potensi dari perkembangan digitalisasi pun ikut membawa dampak kemudahan dalam bertransaksi dan menjual barang atau jasa melalui platform digital. Kini berjualan pun tak harus memiliki toko, namun setiap orang bisa membuat tokonya sendiri secara digital. Pemanfaatan kemudahan dari digitalisasi termasuk dalam proses pembayaran yang memiliki banyak pilihan mulai dari transfer bank hingga Cash on Delivery (COD).

"Alangkah baiknya jika kita bisa menggunakan media sosial agar lebih powerful lagi," ujar Enterpreneur dan Digital Marketer, Lim Sau Liang saat Webinar makin cakap digital 2022 untuk kelompok masyarakat di wilayah Kota Madiun, Jawa Timur, akhir pekan lalu.

Lebih jauh dia pun memberikan kiat agar bisnis lebih mudah dikenal dan ditemukan, yakni salah satunya memanfaatkan Google My Business. Fasilitas ini merupakan fitur yang disediakan Google untuk pengguna Gmail. Lini bisnis retail, B2B pun disarankan dan bahkan wajib mendaftarkannya di Google My Business. Sebab akan memudahkan pemilik bisnis agar ditemukan orang lain lewat mesin pencarian Google.

Selanjutnya manfaatkan juga sosial media untuk mempromosikan bisnis Anda. Misalnya melalui platform Instagram, di mana segala informasi terkait kontak dan jenis usaha yang digeluti. Penggunaan keyword atau kata kunci juga harus memudahkan dalam sistem pencarian. Begitu juga dengan link pada bagian profil untuk lebih dikenal pengguna lainnya. Jangan lupa isi media sosial bisnis Anda dengan konten-konten menarik berupa foto dan unggahan yang menggugah rasa ingin tahu pengguna.

Webinar makin cakap digital 2022 untuk kelompok masyarakat di wilayah Kota Madiun, Jawa Timur merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Siber Kreasi. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya digital skills, digital ethics, digital safety dan digital culture untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital. (OL-12)

BERITA TERKAIT