23 June 2022, 20:50 WIB

Smart Factory Forum Bahas Akselerasi Industri Manufaktur


Widhoroso |

SEKTOR manufaktur merupakan industri yang berperan penting dalam perwujudan Making Indonesia 4.0 dan merupakan salah satu penopang ekonomi Nasional yang diandalkan. Karenanya penerapan teknologi pintar dan digitalisasi dalam sektor industri perlu dilakukan agar perusahaan mampu melakukan efisiensi dalam proses bisnis dan produksi serta menghasilkan produk berkualitas.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sendiri terus menggalakkan terbentuknya Ekosistem Industri 4.0 (SINDI 4.0), dengan tujuan untuk membangun sinergi, koordinasi, kolaborasi di antara pemangku kepentingan dan pelaku industri dalam penerapan teknologi terbaru, dengan tujuan mengakselerasi transformasi industri 4.0 di Indonesia. Seiring dengan hal tersebut, Kemenperin bersama Naganaya Indonesia dan Federasi Telekomunikasi informasi Indonesia (FTII) menggelar Smart Factory Forum, Selasa (21/6) di Jababeka Cikarang, Jawa Barat.  Forum ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan besar Indonesia 4.0 Conference & Expo 2022 yang akan diselenggarakan oleh Kementerian Perindustrian RI di bulan Agustus mendatang.

"Smart Factory Forum hadir sebagai ajang bertukar pikiran dan diskusi pra-event antara pemangku kepentingan dengan para pelaku industri nasional sekaligus sosialisasi kegiatan Indonesia 4.0 Conference & Expo 2022 kepada masyarakat industri," ujar Heru Kustanto, Kepala Pusat Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Industri dan Kebijakan Jasa Industri pada Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri, Kemenpdrin dalam keterangan yang diterima, Kamis (23/6). Kegiatan Smart Factory Forum menghadirkan para stakeholder  industri manufaktur termasuk juga pemangku kepentingan dan perwakilan dari perusahaan industri nasional

Dikatakan, akselerasi transformasi industri 4.0 merupakan wujud nyata tentang optimisme dan dukungan terhadap kemajuan sektor industri di Indonesia dan akan berdampak pada percepatan pemulihan ekonomi nasional. "Kita menantikan kembali kegiatan Indonesia 4.0 Conference & Expo di tahun 2022 sebagai wahana berkumpulnya para pelaku ekosistem industri 4.0 di Indonesia, sekalil agi kami mengajak para pelaku industri, juga pemangku kepentingan lain seperti asosiasi kemudian perbankan, sistem integrator, teknologi provider, berbagai kementerian dan lembaga terkait, juga perguruan tinggi serta praktisi untuk dapathadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan Indonesia 4.0 2022 yang akan diselenggarakan pada tanggal 24-25 Agustus 2022.” tutur Heru.

Deputy Director of Marketing PT Kawasan Jababeka Tbk, Rudy Subrata menambahkan Jababeka memberikan differensiasi dan mengakomodasi kebutuhan dari para konsumen yang ada di Jababeka terkait Industry 4.0.Di Jababeka seluruh fasilitas dan ekosistemnya sudah lengkap dan menunjang untuk diterapkannya smart factory. "Kami sangat setuju dengan adanya revolusi industry 4.0 dan mendukung kegiatan smart factory forum serta kami siap untuk menyambut Industry 4.0" jelasnya.

"Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ajang tahunan berkumpulnya seluruh pemangku kepentingan ekosistem industri 4.0 khususnya di Indonesia dan dapat memberikan manfaat yang kongkret terhada pperkembangan Industri 4.0 di Indonesia," tambah  Adiguna, Direktur Utama, Naganaya Indonesia. (RO/OL-15)

 

 

BERITA TERKAIT